Soal Pemain Baru, Manajer Badak Lampung Bilang Begini

  • Bagikan
Manajer Tim Badak Lampung FC Dany Aulia. FOTO ANCA/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – PSSI mengeluarkan surat keputusan baru terkait musim kompetisi 2020 yang akan digelar tahun depan. Dalam surat yang ditandatangani Ketua PSSI Komjen Mochamad Iriawan 16 November lalu, salah satu poin di antaranya terkait negosiasi kontrak pemain.

PSSI menyebut jika klub Liga 2 bisa menegosiasi 60 persen dari nilai kontrak atau sekurang-kurangnya di atas upah minimum regional di masing-masing wilayah klub. Ini diberlakukan sebulan sebelum liga dimulai sampai kompetisi berakhir.


Sedangkan untuk gaji ofisial, dan pemain dari Oktober hingga Desember maksimal 25 persen. Manajer Tim Badak Lampung FC Dany Aulia membenarkan isi surat tersebut. Ia menjelaskan maksud 60 persen dari nilai kontrak tersebut.

Baca Juga:   Invitasi Catur Piala Ketua DPD APSI Lampung Digelar, Ini Para Juaranya

“Contohnya nilai kontraknya Rp1 miliar, nah dikurangi 60 persen jadi Rp600 juta,” jelas Dany. Alasan pengurangan nilai kontrak tersebut kata Dany karena pandemi. “Kan pandemi, pemasukan klub berkurang. Liga nggak ada, penonton nggak ada,” urainya.

Saat ini, manajemen sudah membuat adendum kontrak baru. Sayang Dany tak menyebut siapa saja pemain yang akan dikontrak kembali, mengingat pada Desember ini kontrak pemain Laskar Saburai habis. Namun, ia menjelaskan di dalam bunyi kontrak tersebut dikatakan Badak Lampung FC tembus Liga 1, maka manajemen tetap memakai para pemain tersebut.

“Adalah beberapa sih, pokoknya nanti kita nego ulang dengan pemain untuk musim depan. Sambil menunggu keputusan terbaru dari PSSI,” kata pria asal Karawang, Jawa Barat ini.

Baca Juga:   Invitasi Catur Piala Ketua DPD APSI Lampung Digelar, Ini Para Juaranya

Soal apakah Laskar Saburai akan mencari pemain baru untuk menyambut kompetisi, Dany mengaku untuk keputusan pemain ada di tangan pelatih Rafael Berges. “Kalau kurang ya kita rekrut,” tandasnya. (nca/sur)




  • Bagikan