Soal Perang Sarung, MKKS SMA Tingkatkan Pembinaan Kepada Siswa


RADARLAMPUNG.CO.ID – Fenomena tawuran di kalangan anak muda dengan modus perang sarung menjadi perhatian Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Provinsi Lampung. Keributan tersebut berujung dengan diamankannya belasan siswa dari berbagai sekolah di Bandarlampung.

Ketua MKKS SMA Provinsi Lampung Hendra Putra menyatakan akan melakukan upaya pengawasan. Utamanya dari kepala sekolah.





“Hari ini saya ada rapat dengan pengurus MKKS SMA Bandarlampung. Jadi ini tentunya menjadi bahan evaluasi kami seluruh kepala sekolah, untuk lebih lagi meningkatkan pembinaan terhadap anak-anak didiknya,” kata Hendra Putra, Jumat (8/4).

Hendra mengakui, pembelajaran jarak jauh yang masih diterapkan saat ini menyebabkan pembinaan hanya mencakup 50 persen dari total peserta didik masing-masing sekolah.

“Karena memang PTM kita ini masih 50 persen. Jadi memang ada sekitar 50-an anak tidak bisa kami kontrol setiap harinya,” ujarnya.

Dilanjutkan, pihaknya akan berkoordinasi untuk meningkatkan pengawasan terhadap siswa. Termasuk dengan aparat kepolisian.

”Saat ini kepolisian lebih keras. Bisa-bisa anak yang seperti ini tidak mendapatkan SKCK. Tentunya ini akan menjadi masalah. Anak tidak melanjutkan ke perguruan tinggi atau untuk mencari kerja. Itu akan kita ingatkan. Kalau tidak lulus, malah terlalu sederhana,” tegasnya. (mel/ais)