Soal Seragam Gratis, Disdikbud Lambar Surati Kepala Sekolah

  • Bagikan
ILUSTRASI/FOTO ALAM ISLAM/RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lambar berharap kepada sekolah untuk segera mengumpulkan formulir tentang pengukuran seragam siswa tingkat Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang diterima pada tahuan ajaran 2020.

“Mengingat saat ini sedang ada wabah Covid-19 maka untuk pengukuran seragam sekolah secara langsung kepada siswa tidak memungkinan untuk dilaksanakan, sehingga sistemnya kita mengirimkan surat  kepada seluruh sekolah berisikan formulir tentang pengukuran seragam sekolah,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bulki Basri, S.Pd, M.M.


Kata dia, surat yang dikirimkan kepada seluruh kepala SD/MI dan kepala SMP/MTs di Kabupaten Lambar itu berisikan format daftar nama usulan penerima seragam sekolah yaitu nama, jenis kelami,  ukuran baju seragam siswa serta nomor HP wali murid.

Baca Juga:   Puluhan Gapoktan Urus Pajak dan KIR Kendaraan Pinjaman Pemkab

“Formulir harus diisi oleh pihak sekolah atau orang tua calon peserta didik, dan dikumpulkan oleh pihak sekolah ke dinas. Kita berharap akhir bulan ini sudah dikumpulkan sehingga pihak rekanan bisa melakukan penjahitan, ” ucapnya.

Lanjut dia, tahun ini ada sekitar 11.000 seragam sekolah yang akan dibagikan kepada siswa-siswi secara gratis. Setiap siswa akan mendapatkan seragam tiga stel yaitu terdiri dari seragam putih merah, pramuka dan batik untuk siswa SD dan MI. Kemudian 3 setel untuk siswa SMP terdiri seragam putih biru, batik dan pramuka plus lengkap dengan atributnya.

“Pengadaan seragam sekolah gratis ini merupakan salah satu program unggulan Pemkab Lambar, dan tahun ini merupakan tahun ketiga sehingga diharapkan dapat segera dimanfaatkan oleh para siswa,” akunya.

Baca Juga:   Bahas Penanganan Konflik Gajah di Provinsi

Bulki berharap dengan adanya bantuan seragam sekolah gratis ini dapat meringankan beban orang tua atau wali murid, khususnya dalam hal pembelian seragam sekolah bagi siswa-siswi yang baru masuk sekolah pada tahun ajaran baru. “Target kita baju seragam sekolah gratis tersebut pada bulan Agustus sudah mulai didistribusikan ke sekolah,” harapnya. (lus/rnn/wdi)




  • Bagikan