Soal SK Perawat Pekon, Ini Penjelasan Kadiskes Lambar

  • Bagikan
DR. WIDYATMOKO KURNIAWAN

RADARLAMPUNG.CO.ID – Dinas Kesehatan Lampung Barat memberikan penjelasan soal perawat pekon yang direkrut pemkab dan mundur karena hanya mendapat surat keputusan dari peratin.

Kepala Diskes Lambar dr. Widyatmoko Kurniawan, Sp.B., mengatakan, perawat pekon dipastikan akan menerima SK pengangkatan dari bupati. SK yang telah diterima dari peratin, itu akan menjadi dasar untuk penerbitan SK bupati.


”Sekarang peraturan bupati masih digodok. Nantinya mereka akan mendapatkan SK bupati. Untuk SK yang telah diterima dari peratin, itu akan menjadi dasar penerbitan SK bupati. Jadi kami imbau kepada perawat pekon untuk bersabar. Tidak ada yang membohongi,” tegas Widyatmoko Kurniawan.

Widyatmoko mengungkapkan, para perawat memang tidak bisa menuntut untuk menjadi honor daerah. Sebab gaji mereka dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Pekon (APBPekon).

Baca Juga:   Polsek BNS Terima Penyerahan Dua Senpi Rakitan

”Jadi awalnya kan, memang tidak dijanjikan untuk jadi honor daerah. Karena gaji bersumber dari APBPekon. Tapi untuk SK, itu SK bupati. Insya Allah dalam waktu yang tidak lama Perbup-nya selesai dan penerbitan SK bupati segera diproses,” ujarnya.

Diketahui, tidak terima hanya mendapatkan SK peratin, beberapa perawat pekon yang direkomendasi Diskes Lambar mengundurkan diri.




  • Bagikan