Soal Tudingan Penyerobotan Lahan, Pengacara Sebut Ada Kesalahan BPN

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pihak yayasan di Kecamatan Bandarnegeri Suoh (BNS), Lampung Barat menanggapi dugaan pemalsuan dokumen untuk kepentingan penerbitan sertifikat lahan milik tiga warga Pekon Tanjungsari. Masalah ini melibatkan AR selaku ketua yayasan.

Melalui video berdurasi tujuh menit 49 detik yang diterima dari pengacara AR, Iwan S. Warganegara, ada beberapa hal yang disampaikan terkait dugaan penyerobotan lahan.

Iwan yang didampingi AR dan mantan Peratin Dasikun membantah tudingan penyerobotan lahan yang menyeret nama ketua yayasan.

”Perlu saya sampaikan, tuduhan penyerobotan lahan tidak benar,” tegas Iwan dalam video tersebut.

Ia membeberkan, tahun 2016, AR telah melakukan kesepakatan jual beli lahan, sekitar 10.000 meter yang berlokasi di Pekon Tanjungsari. Ini ditindaklanjuti pada tahun selanjutya dengan mengusulkan penerbitan sertifikat.

Baca Juga:   MANFAATKAN LAHAN

”Pada tahun 2017, klien kami bapak AR mengusulkan sertifikat melalui jalur mandiri ke BPN Liwa,” ujarnya.



  • Bagikan