Soal UKT, Unila Akui Ada Kesalahpahaman Informasi

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pihak Universitas Lampung menyatakan terjadi kesalahpahaman terkait kebijakan uang kuliah tunggal (UKT) yang dianggap tidak ada potongan.

Melalui juru bicaranya Nanang Trenggono, Rektor Unila Prof. Dr. Karomani, M.Si. mengatakan, tetap ada keringanan pembayaran UKT bagi mahasiswa strata 1 dan diploma.


“Ada kesalahpahaman yang menyatakan bahwa Unila mengambil sikap standar terhadap pembayaran UKT pada masa Covid-19. Maka perlu disampaikan penjelasan secara transparan kepada masyarakat, agar tidak terjadi kesalahan informasi dan penafsiran. Terutama di kalangan mahasiswa dan keluarga,” kata Nanang Trenggono melalui rilis resminya, Senin (2/8).

Nanang mengungkapkan, biaya kuliah mahasiswa Unila mengikuti pola UKT sesuai Permendikbud RI Nomor 55/2013. Pada pasal 1 ayat 7 disebutkan, UKT adalah biaya yang dikenakan kepada setiap mahasiswa untuk digunakan dalam proses pembelajaran.

Baca Juga:   DPC PKB Lamtim Siap Beri Bantuan Hukum Kepada Wakil Ketua DPRD

“Penentuan UKT kepada setiap mahasiswa berdasarkan grade atau kelompok. Dari Kelompok I sampai VIII. Kelompok l adalah bebas UKT atau Rp0, khusus bagi mahasiswa yang diterima melalui jalur PMPAP (Penerimaan Mahasiswa Perluasan Akses Pendidikan) dan Kelompok VIIl adalah pembayaran UKT tertinggi, ditetapkan melalui keputusan rektor yang nilainya sama dengan BKT (biaya kuliah tunggal) untuk setiap program studi,” urainya.

Dilanjutkan, kebijakan keringanan dan pembebasan UKT sejak Januari 2020 hingga Agustus 2021 dilakukan berdasar Permendikbud Nomor 25/2020.




  • Bagikan