SPLU Penuhi Kebutuhan Daya Motor Listrik

  • Bagikan
Salah satu pegawai PLN UID Lampung tengah mengecas motlis di SPLU di Kantor UP3 Tanjungkarang. SUMBER FOTO: PLN UID LAMPUNG

RADARLAMPUNG.CO.ID – PLN UID Lampung telah memiliki beberepa titik Stasiun Pengisian Listrik Umum di Kota Bandarlampung. Assisten Manager Komunikasi Darma Saputra mengatakan, sampai saat ini lokasi SPLU di pusat kota ada di beberapa titik, antara lain Taman Gajah Enggal, Kantor PLN UP3 Tanjungkarang, dan Tugu Adipura.

“Kalau di Telukbetung ada di komplek pertokoan pasar mambo. SPLU yang ada di Bandarlampung ini dibangun sebelum munculnya motor listrik, sekitar tahun 2017an,” katanya, Selasa (9/3).


Dijelaskan Darma, dengan kapasitas baterai di motor tersebut adalah 20 Ah, output charging 5 amper, waktu yang dibutuhkan jika baterai sampai habis nol persen kalau dihitung secara matematika, membutuhkan waktu sekitar 4 jam sampai terisi 100 persen.

Baca Juga:   PLN Borong Penghargaan di Anugerah Humas Indonesia 2021

Namun, lanjutnya, kelebihan charging pada motlis itu ada fasilitas fast chargingnya, sehingga hanya membutuhkan waktu 2 jam saja untuk mengecas dari nol persen menjadi 100 persen.

“Keunggulan lainnya adalah kapasitas baterai 20Ah tersebut setara dengan 1,4kwh kalau dirupiahkan kurang lebih Rp2.000 saja untuk mampu berjalan hingga 50km. Artinya rasionya adalah Rp.40 per km. Sangat irit dibanding BBM. Belum lagi, tidak ada biaya pemeliharaan seperti ganti oli dan sebagainya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sampai saat ini ada 5 unit motor listrik yang digunakan sebagai unit operasional di PLN UID Lampung. Selain itu, PLN juga pernah memberikan 5 unit motor listrik dengan jenis yang sama untuk masyarakat di Pulau Pahawang, serta di sana juga telah terbangun SPLU sejak motor listrik digunakan masyarakat Pahawang.

Baca Juga:   Produk ECI Bisa Dicicil hingga 12 Bulan

“Kebetulan PLN UID Lampung memang memiliki motor listrik sebagai unit operasional seperti yang saya pakai,” pungkasnya. (rur/sur)




  • Bagikan