Ssstttt, Longsor CitraLand Dikabarkan Masuk ke Ranah Hukum

  • Bagikan
Proses perbaikan longsor di perumahan Citraland Bandarlampung, Senin (8/2). FOTO ANGGRI SASTRIADI/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Peristiwa longsor yang terjadi di perumahan elit CitraLand Bandarlampung, 26 Januari silam tampaknya masih akan berbuntut panjang. Kabar yang didapat radarlampung.co.id, peristiwa tersebut ikut memancing Polda Lampung turun tangan.

“Kini sedang diproses di kepolisian,” sebut salah satu anggota DPRD Bandarlampung kepada media ini, Senin (8/2).


Hanya saja, dirinya enggan memberi informasi lebih mendalam tentang kabar tersebut. “Tanya saja sama krimsus Polda,” lajutnya kala ditanya terkait bocoran laporan yang tengah ditelisik Polda Lampung.

Pada kesempatan ini, dirinya sekaligus menampik tentang desas-desus hearing yang akan digelar Komisi III bersama Manajemen CitraLand. “Ya lanjutannya mau apa. Kita sudah bicara lantang,” sebutnya.

Baca Juga:   Sosialisasikan Keselamatan Lalulintas, BPTD Gandeng Seniman

Bahkan, menurutnya semua hal telah mereka sampaikan pada pihak CitraLand. Sehingga, menurutnya tak perlu lagi pihaknya menggelar hearing. “Gak lah, sudah cukup semua. Perkim juga sudah tegas,” ucapnya.

Lebih lanjut dikatakan, semua telah disampaikan dan telah mereka serap saat turun meninjau lokasi longsor. “Apa yang mau digali. Kita udah turun semua ke lokasi. Tinggal menunggu komitmen CitraLand saja,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, warga jalan Raden Imba Kesuma, Sumur Putri, Tanjungkarang Barat, Bandarlampung dikejutkan dengan peristiwa longsor yang terjadi di perumahan elit CitraLand Bandarlampung, Selasa (26/1) pagi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Berawal dari longsornya jalan yang ada di cluster DaVinci, membuat dua bangunan rumah yang ada di jalan tersebut ikut ambruk ke bawah.

Baca Juga:   Ditanya Pemberhentian Kepala Diskes, Begini Tanggapan Plh. Sekkot

“Ini blok A9. Kejadiannya sekitar jam 10 pagi tadi. Kebetulan saya tinggal di (sekitar, red) sini. Awalnya ada suara jembatan (jalanan, red) itu yang amblas. Selang satu jam kemudian, tiba-tiba dua rumah di dekatnya ikut rubuh,” kata wanita yang enggan menyebutkan namanya, sesaat setelah kejadian. (sur)




  • Bagikan