STKIP PGRI Bandarlampung Akan Bertransformasi

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Bandarlampung berencana bertransformasi menjadi universitas.

Ketua STKIP PGRI Bandarlampung Dr. Wayan Satria Jaya,M.Si., menjelaskan, awalnya pihaknya akan merubah STKIP menjadi institut, namun anjuran dari kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah II untuk langsung menjadi universitas. Sehingga, pihaknya masih dalam proses untuk perubahan lembaga tersebut.

“Awalnya kami mau coba institut, sudah siap semua. Nah Pak kepala LLDikti menganjurkan untuk lebih besar lagi, menjadi universitas. Jadi, kami ubah lagi pengajuannya untuk menjadi universitas,” jelas Wayan, Kamis (31/10).

Dikatakannya, pihaknya menargetkan 2020 sudah berubah menjadi universitas, sehingga pihaknya saat ini tengah menyusun grand desainnya untuk transformasi besar tersebut. Termasuk, penambahan fakultas serta prodi yang menjadi syarat untuk bisa menjadi universitas.

Baca Juga:   Polda Lampung-UTI kembali adakan gerai Vaksin Presisi di UTI

“Minimal awal tahun 2020 kita sudah launching nama universitas, yakni Universitas Dailami Zain PGRI. Perubahan ini juga akan menjadi semangat dan motivasi baru sebagai mitra pendidikan di Lampung,” imbuhnya.

Terkait fakultas, akan ada empat fakultas yang direncanakan akan dibuka, yakni Fakultas Kesehatan, Fakultas Ilmu Sosial, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan (FMIPA), dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

“Kan syaratnya harus prodi eksakta dan dua prodi ilmu sosial. Nah saya lagi memikirkan untuk prodi eksaknya ini. Masih belum ketemu prodi apa, satu lagi,” jelasnya.

Ia menambahkan, persiapan untuk mengajukan izin dan segala kebutuhan sudah disiapkan, hanya tinggal mengajukan ulang ke LLDikti.

Baca Juga:   Itera Bahas Adaptasi Tataan Geologi Sumatera

“Kan kalau institut saya meyakini pasti keluar izinnya, dan sudah siap, tapi karena ini menjadi universitas, jadi harus diajukan ulang. Hanya tinggal menunggu satu prodi lagi untuk memenuhi persyaratan. Kalau persyaratan sudah memenuhi dibawa ke LLDikti, keluar izinnya,” pungkasnya. (rur/sur) 




  • Bagikan