Stok Vaksin Covid-19 di Diskes Tuba Kosong

  • Bagikan
Bupati Tulangbawang Winarti meninjau pelaksanaan vaksinasi massal. Foto M. Zainal Arifin/Radarlampung.co.id

Radarlampung.co.id – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Tulangbawang (Tuba) mengajukan penambahan stok vaksin Covid-19 ke pemerintah pusat dan Pemprov Lampung. Hal ini dilakukan karena stok vaksin di gudang kantor Dinas Kesehatan Tulangbawang habis terdistribusi ke seluruh Puskesmas.

Stok vaksin yang telah didistribusikan termasuk bantuan vaksin untuk partai politik (parpol) di Tulangbawang.


“Stok vaksin kita sudah didistribusikan semua ke Puskesmas. Baik yang memang dimiliki Diskes maupun bantuan parpol,” kata Kepala Dinas Kesehatan Tulangbawang Fatoni kepada Radarlampung.co.id, Kamis (7/10).

Dilanjutkan, hari ini total terdapat 8.000 dosis vaksin yang disuntikan kepada warga. Vaksinasi dipusatkan di 18 Puskesmas yang ada di Tulangbawang bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) setempat.

Baca Juga:   Update Covid-19 Lamtim: Alhamdulillah Tidak Ada Penambahan Kasus Baru

Karena kekosongan tersebut, Fatoni mengungkapkan jika pihaknya telah mengajukan penambahan stok vaksin Covid-19 ke pusat dan provinsi. “Iya, kita ajukan sebanyak-banyaknya ke pusat dan provinsi,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, sampai Rabu (6/10) kemarin puluhan ribu warga Tulangbawang telah menerima suntik vaksin Covid-19 dari pemerintah daerah. Baik suntik dosis pertama ataupun dosis kedua.

Dia menerangkan, total 73.690 warga di 15 kecamatan telah disuntik vaksin dosis pertama. Jumlah tersebut sama dengan 22 persen dari sasaran vaksinasi pemerintah daerah.

Sementara untuk warga yang sudah mengikuti vaksin dosis kedua sebanyak 35.669 atau 10 persen.

Pemkab Tulangbawang sendiri menargetkan 345.513 jiwa sebagai sasaran vaksinasi. Jumlah tersebut dimulai dari anak usia 12 tahun, sampai warga yang sudah lanjut usia (lansia). (nal/sur)




  • Bagikan