Suami Tusuk Istri, Pisau Menancap saat Dievakuasi

  • Bagikan
FOTO ZAINAL/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Peristiwa nahas menimpa Iis Nuryani (24), warga Mulyoasri, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Tulangbawang Barat. Iis diduga dianiaya suaminya sendiri, Hendra, dan harus dilarikan ke RSUD Menggala lantaran menderita luka tusuk di dibagian perutnya.

Wahyuni, ibu kandung korban bercerita, peristiwa tersebut terjadi Rabu (9/1) dinihari sekira pukul 01.00 WIB, di kediaman korban.

“Pas itu suami saya Salman baru pulang kerja jaga di pos satpam BW (Bumi Waras). Kebetulan baru pulang melihat rumah anak saya masih terbuka tidak seperti biasanya,” kata Wahyuni saat ditemui radarlampung.co.id di RSUD Menggala,.

Setelah masuk, Salman langsung kaget melihat anaknya, Iis, bersimbah darah di depan TV di ruang keluarga. “Suami saya kaget langsung berteriak, saya yang rumahnya tidak jauh langsung datang diikuti warga sekitar,” ujarnya.

Baca Juga:   Warga Raman Utara Temukan Avanza Tak Bertuan Terperosok ke Saluran Irigasi

Awalnya, Wahyuni dan Salman menyangka anaknya telah meninggal dunia karena sudah tidak sadarkan diri. “Kita sudah menduga meninggal, mau kita angkat tapi masih takut lalu menunggu polisi. Tapi sejam kemudian anak saya bangun dan berteriak `bapaaakk`. Saat itu langsung kami bawa ke Puskesmas terdekat,” jelasnya.

Setelah dibawa untuk mendapat penanganan pertama di Puskesmas, korban lalu dirujuk ke RSUD Menggala sekitar pukul 02.50 WIB.

Wahyuni mengakui jika pelaku Hendra memang pernah direhabilitasi di rumah sakit jiwa selama sekitar sepuluh hari, beberapa bulan terakhir. “Memang sakit, obatnya habis,” akunya.

Dia juga bercerita, saat dibawa ke RSUD Menggala, kondisi korban masih menancap mata pisau yang digunakan pelaku untuk melakukan kekerasan. “Gagangnya bisa dicabut, tapi mata pisaunya tertinggal. Alhamdulillah sudah dioperasi tadi,” paparnya.

Baca Juga:   Duh, Ada Pimpinan DPRD Bandarlampung Dikabarkan Isoman

Hingga berita ini diturunkan, ibu korban Wahyuni tidak berani melihat kondisi anaknya yang menjadi korban lantaran masih shock. (nal/sur) 




  • Bagikan