Sukses, Liwa Fair 2018 Berakhir Meriah

  • Bagikan

radarlampung.co.id – LIWA – Perhelatan Liwa Fair 2018 selama sepekan sejak Sabtu (15/9) hingga Sabtu (22/9) di Kawasan Sekuting Terpadu Pekon Watas, Kecamatan Balikbukit, Lampung Barat (Lambar), berlangsung sukses. Pada malam puncaknya, pemerintah kabupaten setempat yang menyelenggarakan acara tahunan tersebut pun menghadirkan dua artis dangdut ibu kota, Popo dan Lojal Dangdut Academy. Sehingga, masyarakat Lambar juga antusias berbondong-bondong memadati Liwa Fair.

Saat menutup secara resmi Liwa Fair, Sabtu malam, Bupati Lambar Parosil Mabsus mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai media informasi, komunitas, dan edukasi pemerintah kepada masyarakat. ’’Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah terlibat baik secara langsung maupun tidak pada aktivitas penyelenggaraan Liwa Fair 2018 dalam rangka HUT Ke-27 Lambar ini. Yaitu mulai persiapan sampai penutupan pada malam hari ini (Sabtu malam, Red),” kata Pak Cik, sapaan akrab Parosil Mabsus.

Masyarakat juga, imbuhnya, menyambut baik acara ini sebagai media informasi dan komunikasi serta edukasi tentang hasil-hasil pembangunan daerah.  Masyarakat memperoleh manfaat lain berupa fasilitas layanan publik serta sarana hiburan bersifat massal dengan banyak variasi yang memeriahkan pelaksanaan Liwa Fair tahun 2018 ini.

”Tidak hanya itu. Kami (pemerintah kabupaten, Red) juga mendapatkan berbagai saran dan masukan dari masyarakat selama berlangsungnya kegiatan ini sebagai merupakan umpan balik berharga tentang kondisi riil masyarakat. Sehingga, ini menjadi input merencanakan tahapan pembangunan berikutnya,” tandasnya.

Penyelenggaraan Liwa Fair Tahun 2018 sendiri, jelasnya lagi, dalam rangka mempromosikan hasil-hasil pembangunan Kabupaten Lampung Barat baik yang telah, sedang, maupun akan dilaksanakan. Kemudian menampilkan pameran dagang multi produk, temu bisnis yang diikuti berbagai perusahaan dari kalangan dunia usaha baik dari daerah Lambar maupun luar daerah.

”Bagi masyarakat Lambar yang telah berkesempatan menyaksikan Liwa Fair tahun ini, saya mengimbau untuk meneruskan informasi keberhasilan pembangunan kepada masyarakat lainnya. Sehingga dapat menumbuhkembangkan rasa kebanggaan sebagai warga Lampung Barat.  Mari kita saling bahu-membahu untuk membangun Lampung Barat ke depan”, tutupnya.

Sementara dalam laporannya, Ketua Panitia yang juga Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ir.Nata Djudin Amran menyampaikan bahwa perhelatan Liwa Fair 2018 diikuti 48 stan. Terdiri dari stan kecamatan, stan badan atau dinas instansi, stan organisasi pemuda dan organisasi wanita, tand BUMD dan perbankan, stan instansi vertikal, stan perusahaan otomotif, stan UKM, dan 1 unit wahana bermain.

Hal ini menurutnya sepenuhnya memberikan dukungan sehingga seluruh acara dapat berlangsung dengan baik. “Liwa Fair ini dilaksanakan tujuh hari dari 15 September sampai 22 September 2018 dengan berbagai kegiatan pendukung. Seperti jalan sehat bersama bupati, sepeda santai, festival bonsai, pergelaran musik band, lomba foto kreatif, lomba lampu penjor, lomba mobil hias, lomba juru promosi pameran, lomba solo song ASN, lomba fashion show, pagelaran musik band, lomba mewarnai dan baca puisi, lomba paduan suara PKK lomba butetah, lomba nyambai, lomba busana daerah Lampung tingkat paud dan umum, dan lomba festival kuda lumping serta semalam bersama sanggar setiwang,” paparnya.

Selanjutnya selama tujuh hari perhelatan pameran, imbuhnya, mulai sore sampai malam dengan jumlah kunjungan mencapai 78.623-an orang. Ada pun nilai perputaran uangnya mencapai Rp2.115.012.000-an. Hal ini menurutnya telah terjadi peningkatan lebih dibandingkan tahun sebelumnya, dimana jumlah kunjungan di tahun sebelumnya hanya 53.640-an orang dan nilai perputaran uang mencapai Rp1 miliaran.

“Nilai tersebut didapat dari berbagai jenis usaha termasuk OPD,  otomotif  yang berhasil menjual 10 unit kendaraan roda 2 dan 8 unit kendaraan roda 4 yang menepati stan, serta UKM dari berbagai jenis bidang usaha. Seperti transaksi rumah makan, hotel, dan parkir,” ujarnya.

Selanjutnya ada dua kegiatan yang cukup meriah dan tingkat kehadiran masyarakat cukup tinggi di luar perkiraan. Yaitu satu malam bersama sanggar setiwang dan lomba  nyambai dan butetah. “Terima kasih kepada seluruh pendukung dari Bupati Lambar, anggota Forkompinda, serta semua jajaran panitia dan semua pihak yang telah berpartisipasi mulai tahap perencanaan sampai kepada pihak event organizer PT. Global Futurindo,” tutupnya. (jks/c1/rim/rlo)



  • Bagikan