Sukseskan Sikomandan 2021, Peternak Rakyat Disasar

  • Bagikan
ILUSTRASI/FOTO NET

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sebagai salah satu lumbung daging, Lampung Tengah memiliki populasi sapi terbesar di Lampung. Lamteng pun siap menyukseskan program Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri (Sikomandan) 2021.

Program Sikomandan merupakan program andalan Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian RI. Tujuannya meningkatkan populasi dan produksi sapi-kerbau di Indonesia. Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disnakbun) Lamteng Taruna Bifi Koprawi menyatakan pihaknya akan menyukseskan program Sikomandan.


“Kita sukseskan program Sukomandan. Program ini menyasar peternak kecil atau peternakan rakyat sebagai target utama.Peternakan rakyat adalah masyarakat yang beternak sapi atau kerbau dalam skala kecil,” katanya.

Para petugas terlatih dan bersertifikat Disnakbun, kata Taruna, akan memberi pelayanan untuk meningkatkan populasi sapi maupun kerbau. “Petugas Disnakbun siap melayani peternak untuk meningkatkan populasi sapi maupun kerbau. Terlebih populasi sapi dari tahun ke tahun terus meningkat. Populasi sapi di Lamteng pada 2018 sebanyak 273.136 ekor; pada 2019 meningkat 297.253 ekor; dan pada 2020 menjadi 311.259 ekor,” paparnya.

Baca Juga:   Wakapolres, Kasatsabhara, dan Tiga Kapolsek Resmi Pindah Tugas

Dalam program Sikomandan ini, kata Taruna, Pemkab Lamteng akan melaksanakan kegiatan optimalisasi reproduksi. “Melalui cara ini diharapkan dapat memperbaiki sistem pelayanan peternakan kepada masyarakat. Mulai dari perbaikan manajemen reproduksi dan produksi ternak serta perbaikan sistem pelaporan dan pendataan reproduksi ternak melalui sistem aplikasi Isikhnas. Mengoptimalkan pelaksanaan ini dilakukan secara terintegrasi dengan kegiatan pendukung lainnya. Yaitu pendistribusian semen beku atau bibit dan N2 cair serta penanggulangan gangguan reproduksi oleh para petugas di bawah,” ungkapnya.

Guna mendukung program Sikomandan 2021, kata Taruna, pemerintah pusat akan memberi bantuan bibit semen beku tahap pertama sebanyak Rp30.000 dosis kepada Pemkab Lamteng. “Bantuan ini akan diberikan kepada peternak melalui petugas IB dan akan ditandai dengan pemberian kartu Sikomandan,” tegasnya. (sya/sur)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan