Tak Ada Perdamaian, Pensiunan Polisi-Buruh Saling Lapor

  • Bagikan
ILUSTRASI/FOTO NET

RADARLAMPUNG.CO.ID – Anggota Polsekta Tanjungkarang Barat menyelidiki kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan. Perkara ini dilaporkan oleh Sapto (53), warga Sumberagung, Kemiling, Bandarlampung.

Buruh bangunan ini mengaku dianiaya oleh L, warga Beringinraya, Kemiling, hingga menyebabkan tangan kanannya patah. Sementara, L juga melapor dengan tudingan pengeroyokan.

Peristiwa itu terjadi Kamis (30/7) lalu. Pemicunya, Hendra (16), anak Sapto dianiaya oleh L.

Sapto menuturkan, awalnya kendaraan yang dibawa Hendra dan rekannya mogok di dekat rumah L. “Belum lama di depan rumah (L), anak saya diteriaki supaya pergi,” kata Sapto dikediamannya, Jumat (14/8).

Ternyata L mengejar Hendra. Lantas pensiunan Polri ini memukul dengan menggunakan pipa. Melihat hal ini, rekan Hendra memberitahu Sapto.

Baca Juga:   Gagal Curi Motor, Remaja Belasan Tahun Ini Ditangkap Satlantas Polresta Bandarlampung

“Kami datang untuk misahin. Sebab saat itu emosinya (L, Red) menggebu-gebu. Tapi saya juga dihantam pipa sampai jatuh. Karena kebanyakan nangkis, tangan saya patah. Saya membela diri,” ujarnya.





  • Bagikan