Tak Ada yang Meringankan, Pembawa 60 Kg Sabu Divonis Mati!

  • Bagikan
Terdakwa kasus kepemilikan 60 kilogram sabu, Rahmatullah alias Akok (41), warga Tangerang, Banten yang divonis mati dalam sidang di Pengadilan Negeri Sukadana, Kamis (5/9). FOTO DWI PRIHANTONO/RADARLAMPUNG.CO.ID
Terdakwa kasus kepemilikan 60 kilogram sabu, Rahmatullah alias Akok (41), warga Tangerang, Banten yang divonis mati dalam sidang di Pengadilan Negeri Sukadana, Kamis (5/9). FOTO DWI PRIHANTONO/RADARLAMPUNG.CO.ID

Namun, pemilik speedboad menawar dengan harga Rp70 juta. Karena harga tidak cocok, akhirnya orang itu bermaksud menyewa dengan tujuan Jakarta. Tarifnya Rp3 juta. Setelah harga disepakati, orang itu menitipkan barang di dalam karung yang akan dibawa ke Jakarta.

Lantaran curiga,pemilik speedboat melapor ke Polsek Pasirsakti. Setelah diperiksa petugas, ternyata di dalam karung tersebut terdapat 60 plastik ukuran satu kilogram berisi kristal putih diduga sabu-sabu. Rahmatullah ditangkap saat berada  di Serang, Banten.


Sebelumnya, majelis hakim yang dipimpin Achmad Irfir menjatuhkan hukuman mati kepada M. Daud (41), warga Lampesah, Aceh Timur, Nangroe Aceh Darussalam. Ia menjadi pesakitan dalam kasus kepemilikan 31,620 kilogram sabu.

Baca Juga:   Singgung Nasib Karyawan, Ini Curhatan H. Sony Kala Semua Gerai Bakso Sony Ditutup

Sementara rekannya, Haryanto (40) warga Palembang Sumatera Selatan divonis seumur hidup dan Yanto Jumadi (26), juga warga Palembang dihukum 15 tahun penjara. Vonis tersebut dibacakan dalam sidang terpisah, Rabu (21/8). (wid/ais)




  • Bagikan