Tak Bisa Sekolah Formal, Belajar di SKB, Gratis!

  • Bagikan
Kegiatan belajar mengajar program pendidikan kesetaraan Disdikbud Lambar di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Pekon Wayempulau Ulu, Kecamatan Balikbukit. FOTO NOPRIADI/RADARLAMPUNG.CO.ID
Kegiatan belajar mengajar program pendidikan kesetaraan Disdikbud Lambar di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Pekon Wayempulau Ulu, Kecamatan Balikbukit. FOTO NOPRIADI/RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id – Pendidikan kesetaraan atau nonformal berkembang di Lampung Barat. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat terus menyosialisasikan kepada masyarakat terkait program pendidikan kesetaraan gratis melalui bantuan operasional pendidikan (BOP).

Kasi Penilaian Kurikulum PAUD dan PNF Adi Susanto,  mengatakan, pendidikan kesetaraan ditujukan kepada warga  yang tidak berkesempatan mengenyam pendidikan formal di sekolah. Biasa dikenal dengan nama Kejar (Kelompok Belajar) Paket A untuk setara SD, Paket B untuk setara SMP, dan Paket C untuk setara SMA.

Pendidikan penyetaraan bukan lagi menjadi pendidikan alternatif bagi warga yang tidak belajar. Tetapi menjadi salah satu solusi bagi pemerintah daerah dalam memberikan pemenuhan standar pelayanan minimal (SPM) bagi masyarakat yang tidak atau putus sekolah.

“Tidak ada alasan lagi bagi warga untuk tidak melaksanakan pendidikan kesetaraan. Terlebih, sekarang biaya sudah ditanggung pemerintah melalui BOP yang bersumber DAK nonfisik,” kata Adi mewakili Kepala Disdikbud Lambar Bulki Basri.

Dilanjutkan, Disdikbud telah mengoperasionalkan sanggar kegiatan belajar (SKB) di Pekon Wayempulau Ulu, Kecamatan Balikbukit. Wadah ini juga menyelenggarakan  pusat kegiatan belajar mengajar (PKBM) bagi para siswa pendidikan kesetaraan, dan telah ditunjuk kepala sekolah yang akan melaksanakan program. (nop/ais)




  • Bagikan