Tanggapi Gejolak Kepemimpinan DPRD Bandarlampung, BK: Taati Tatib Dong…

  • Bagikan
Ketua BK DPRD Bandarlampung Sidik Efendi. FOTO DOK. PRIBADI

RADARLAMPUNG.CO.ID – Badan Kehormatan (BK) DPRD Bandarlampung meminta seluruh anggota DPRD menaati peraturan tata tertib (tatib) yang ada. Imbauan ini datang terkait dinamika yang terjadi di internal DPRD saat ini.

Ketua BK DPRD Bandarlampung Sidik Efendi menjelaskan, ada mekanisme yang harus dilakukan dalam upaya menyelesaikan permasalahan yang ada saat ini, yaitu adanya mosi tidak percaya sebagian anggota DPRD kepada Ketua DPRD.

Seharusnya, kata dia, karena ini adalah permasalahan internal, sesuai tatib DPRD pasal 80 ayat 1 pimpinan DPRD, anggota DPRD dan atau masyarakat menyampaikam pengaduan dugaan pelanggaran oleh anggota DPRD secara tertulis kepada pimpinan DPRD dengan tembusan kepada BK. Disertai identitas pelapor yang jelas dan bukti dugaan pelanggaran.

Baca Juga:   Tahun Ini, Bandarlampung Terima 105 Unit Bantuan Bedah Rumah BSRS

Kemudian pada pasal 2 tertulis, pimpinan DPRD wajib meneruskan pengaduan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 kepada BK, paling lama 7 hari terhitung sejak tanggal pengaduan diterima. Dilanjutkan di pasal 3, apabila dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 pimpinan DPRD tidak meneruskan pengaduan kepada BK, BK akan menindaklanjuti pengaduan tersebut.

“Alhamdulillah BK sudah melakukan rapat internal. Dari kajian kami, sampai hari ini tidak ada aduan tertulis, baik ke pimpinan DPRD maupun ke BK. Atas dasar itu BK tidak bisa melakukan klarifikasi terhadap pihak-pihak terkait. Terkait dinamika internal ini, BK merekomendasikan kepada pimpinan DPRD untuk melakukan mediasi kepada pihak-pihak terkait untuk mencari solusi terbaik, demi terlaksananya tugas-tugas dan kinerja dewan untuk masyarakat Bandarlampung,” Sidik, Minggu, (13/6).

Baca Juga:   Tahun Ini, Pemkot Bangun Tiga Puskesmas

Sidik mengajak semua pihak mengikuti mekanisme tatib DPRD. Harapannya tentu agar dinamika internal ini juga bisa diselesaikan secara internal.

“Sebaiknya memang diselesaikan secara internal terlebih dahulu, kita ingin menjaga kondusifitas pembangunan di Bandarlampung. Peran dan kiprah anggota DPRD lebih ditunggu masyarakat Bandarlampung dalam bersinergi dengan Pemkot untuk mengatasi dampak pandemi Covid 19,” ujar Sidik. (rls/sur)




  • Bagikan