Tanggapi Laporan UIN RIL, Andi Surya: Saya Hormati Proses Hukum

  • Bagikan
Anggota DPD Rl Andi Surya menggelar konferensi pers terkait dugaan pelecehan seksual oleh oknum dosen di kampus UIN di kantor DPD Rl, Jumat (25/1). FOTO M. TEGAR MUJAHID/ RADARLAMPUNG CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Anggota DPD RI Andi Surya merespon laporan para petinggi Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL), yang dianggapnya telah mengkriminalisasi dirinya, dengan tuduhan pencemaran nama baik dan ujaran kebencian akibat menanggapi pemberitaan yang dilaporkan di Polda Lampung.

Andi Surya mengatakan, saat ini pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan terkait laporan dugaan pelecehan seksual oknum dosen UIN RIL berinsial SH dengan salah satu mahasiswi UIN RIL berinsial EP (21). Tetapi, tanggapan terkait mengomentari polemik dugaan pelecehan itu dinilainya justru dikriminalisasi petinggi UIN RIL.

“Saya merasa dikriminalisasi. Tapi kami hormati proses hukum. Silakan saja saya dilaporkan. Saya juga tidak mengambil langkah mediasi. Saya tidak salah, saya sekadar menjalankan tugas dan fungsi sebagai anggota parlemen,” ujarnya saat ditemui di Kantor Kesekretariatan Perwakilan DPD RI Lampung, Jl. Pattimura, Bandarlampung, Jumat (25/1).

Baca Juga:   Advokat David dan Klien yang Divonis 2,5 Tahun Ajukan Banding, Ini Penjelasan Kuasa Hukumnya

Senator ini mengatakan, seorang anggota parlemen memiliki fungsi dan tugas merespons aspirasi masyarakat dalam batas kewenangan konstitusional terkait dugaan peristiwa asusila di wilayah pemilihannya.

“Menurut saya, rilis yang saya kirim sangat normatif, tidak ada bahasa fitnah maupun pencemaran nama baik yang disebutkan. Karena konten, frasa, dan diksi yang dirilis terkait sarang maksiat. Itu tidak menggeneralisasi, baik personal maupun institusi UIN,” terangnya.




  • Bagikan