TDM Beber Keunggulan Upside Down Honda CB150R

  • Bagikan
Technical Instructur Spv TDM Honda Lampung M. Syarifudin menjelaskan upside down CB150R. Foto Tangkapan Layar

RADARLAMPUNG.CO.ID – Tunas Dwi Matra (TDM) Honda Lampung mengupas suspensi depan yang disematkan pada Honda All New CB150R bersama komunitas motor secara virtual, Rabu (25/8). Technical instructur Spv TDM Honda Lampung M. Syarifudin menjelaskan, tipe suspensi yang digunakan yakni tipe Separate Function Fork Big Piston (SFF-BP) yang tampilannya terlihat lebih agresif. Konstruksi mekanisme suspensi ini terdiri dari outer tube sebagai bagian atas yang terikat dengan rangka motor yaitu top bridge dan bottom bridge.

Syarif menjelaskan, dibandingkan dengan upright fork, inverted fork ini lebih rigid dan lebih kuat karena outer tube yang terikat pada bridge lebih besar, dan lebih tahan terhadap kelenturan dan dipelintir saat pengereman dan steering.


“Serta membantu mengurangi berat fork di bawah pegas karena diameter penjepit lebih besar, dan sliding area main front fork lebih besar,” ungkapnya, Rabu (25/8).

Baca Juga:   Sinergi Terbentuk ! Simak Strategi BRI Pacu Ekosistem Ultra Mikro 

Terkait struktur desain SFF-BP ini, lanjutnya, tidak memiliki silinder, piston langsung bertemu dengan slide pipe, diameter piston besar, dan hanya memiliki satu piston. Sedangkan, karakteristiknya stabilitas pengereman sangat baik, rigiditas sangat baik, gaya peredaman responsive, dan juga minim getaran saat high speed.

“Saat di jalan yang permukaannya rusak juga akan lebih stabil dan nyaman dikendarai oleh pemiliknya,” imbuhnya.

Ia menambahkan, model taper handle bar yang disematkan menggunakan taper handlebar, dan holder handle yang tinggi.

“Sehingga memberikan kesan massive, dan agresif,” pungkasnya. (rur/sur)




  • Bagikan