Tekan Angka Stunting, AIMI Lampung Dituntut Gencarkan Gerakan

  • Bagikan
Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Riana Sari Arinal, Kepala Dinas Kesehatan Lampung Dr. dr. Reihana, dan Ketua AIMI Lampung Upi Fitriyanti berfoto bersama dalam suasana HUT ke-4 AIMI Lampung yang berlangsung di Ruang Abung, Pemprov Lampung, Sabtu (26/10). Foto Anggi Rhaisa/radarlampung.co.id

Radarlampung.co.id – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal mengapresiasi dedikasi Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Lampung dalam upaya menekan angka stunting.

Menurut Riana, gerakan AIMI memiliki dampak positif dan perlu diperluas sampai ke tingkat desa, serta bersinergi dengan program kerja prioritas Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.

“Kami merasa gerakan ini perlu mendapat dukungan dari pemerintah,” kata Riana dalam sambutannya pada kegiatan HUT ke-4 AIMI Lampungdi Ruang Abung, Pemprov Lampung, Sabtu (26/10).

Selain itu, istri Gubernur Lampung Arinal Djunaidi itu juga sempat menceritakan tentang kegagalannya dalam menyusui dua anaknya lantaran kala itu dalam kondisi sakit. Bahkan anaknya yang terlahir prematur.

Baca Juga:   Dinkes Lampung Pastikan Ketersediaan Obat Covid-19 Aman

“Anak pertama saya menyusui hanya 1 bulan dan anak kedua saya tidak sama sekali menyusui karena saya yang sakit dan dikhawatirkan anak saya yang prematur terkontaminasi dengan obat-obatan. Namun itu dulu saat ilmu kedokteran belum berkembang seperti saat ini,” ujarnya.

Untuk itu, dia berharap pengalaman kelam dirinya tidak menimpa kepada para ibu yang ada di Lampung ini, terutama bagi mereka yang tengah mengandung.

“Saya berharap gerakan kesadaran tentang menyusui bisa lebih intens dalam rangka menekan angka stunting,” tandasnya. (gie/kyd)




  • Bagikan