Telah ‘Berdamai’? Sudibio: Belum, Itu Membahas Lanjutan LPJ

  • Bagikan
Beredar foto pertemuan Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana bersama unsur pimpinan dan ketua Fraksi DPRD Bandarlampung. Sumber Foto: Facebook @Bunda Eva

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sempat tertunda sekitar 10 hari, akhirnya sidang penyampaian Raperda pertanggung jawaban APBD T.A. 2020 dan penyampaian pandangan fraksi-fraksi dapat dilaksanakan, pada Jumat (2/7) sekitar pukul 09.00 WIB.

Beredar dugaan, paripurna tersebut terlaksana setelah terjadi pertemuan ‘damai’ unsur pimpinan bersama Ketua Fraksi-Fraksi DPRD Bandarlampung yang turut dihadiri Ketua DPRD Wiyadi dengan Wali Kota Eva Dwiana, pada Rabu (30/6).

Diketahui bersama, sebelumnya sebanyak 29 anggota DPRD Kota Tapis Berseri Selasa (22/6) lalu sempat keluar dari ruang sidang sebelum paripurna dimulai. Itu dilakukan karena para anggota DPRD menolak paripurna dipimpin oleh Wiyadi.

Terpantau dari beberapa foto yang beredar di media sosial, unsur pimpinan DPRD seperti Wiyadi, Aderly Imelia Sari, Aep Saripudin, dan Edison Hadjar. Kemudian ketua-ketua fraksi seperti Benny HN. Mansyur, Dedy Yuginta, Hadi Tabrani, dan lainnya, terlihat duduk satu meja di suatu tempat bersama wali kota.

Baca Juga:   Terpidana Fee Proyek Lamsel Jalani Eksekusi Hukuman di Rutan Kelas I Bandarlampung

Ditanya terkait dugaan telah terjadi ‘damai’ di tubuh internal DPRD Bandarlampung, salah satu anggota dewan: Sudibio Putra membantah hal itu. Menurut politisi Partai NasDem itu, pertemuan dengan Wali Kota Bandarlampung tersebut dalam rangka membahas lanjutan laporan pertanggung jawaban.

“Belum, damai apa? Udah kayak berantem aja kita ini. Enggak lah. Beda pendapat boleh-boleh aja. Gak ada belum, tadi kan bisa dilihat, yang mimpin bukan Pak Wiyadi. Kan sesuai dengan tuntutan awal kita gak mau dipimpin beliau,” ujarnya kepada Radarlampung.co.id, Jumat (2/7).

Ia bercerita, awal mula pertemuan wali kota dengan unsur pimpinan dan ketua fraksi, setelah orang nomor satu di Kota Bandarlampung itu memberikan undangan meminta LPJ segera dibahas.

Baca Juga:   Tujuh Daerah di Lampung Ini Berstatus Zona Merah Covid-19

Kemudian, lima fraksi menjawab surat wali kota tersebut, dengan komitmen membahas dan meneruskan LPJ dengan tidak dipimpin Wiyadi. “Dari jawaban surat kita, kemudian wali kota meminta melalui Sekwan mengundang semua fraksi, ada 8 fraksi beserta pimpinan. Makanya kawan-kawan fraksi dan pimpinan hadir,” ungkapnya.

Sebelum pertemuan, telah disepakati di forum tidak membahas klarifikasi Wiyadi. Namun, membahas tentang tindak lanjut LPJ. “Saya gak ikut, karena hanya ketua fraksi dan pimpinan. Lokasi pertemuan kalau gak salah di Golden Gragon,” ucapnya.

Ditanya terkait tuntutan 29 anggota dewan kepada Wiyadi, ia menyatakan belum ada itikad untuk memberi klarifikasi mengundang anggota selaku ketua. “Belum ada klarifikasi atau itikad untuk menyatukan,” ucapnya. (pip/sur)




  • Bagikan