Tempat Hiburan dan PSK Beroperasi Saat Ramadan, Ini Kata Yusuf Kohar

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Plt Walikota Bandarlampung Yusuf Kohar buka suara soal adanya tempat hiburan dan Pekerja Seks Komersial (PSK) yang masih beroperasi dan sempat dirazia oleh Polsek Tanjungkarang Timur, pada Sabtu (26/5) malam.

“Nanti saya minta Satpol PP Kota Bandarlampung untuk menegur tempat hiburan atau cafe yang masih membandel. Padahal kami sudah memberikan surat edaran untuk menutup tempat hiburan selama bulan ramadan,” ujarnya kepada radarlampung.co.id, Minggu, (27/5).

Sementara itu, terkait cafe-cafe yang tidak memiliki izin, politikus Partai Demokrat itu menegaskan, pemerintah Kota Bandarlampung akan menindaklanjuti cafe tersebut.

“Mendirikan izin usaha itu harus ada prosedurnya terutama harus urus izin. Tidak bisa tahu-tahu langsung membangun usaha. Nanti kami cek instasi yang berwenang terkait izinnya,” tegasnya.

Baca Juga:   Hamdalah, 2.446 Pasien Covid-19 Lamtim Sembuh

Dia menambahkan, pelarangan tempat hiburan malam dan cafe beroperasi selama bulan puasa tidak lain untuk menjaga agar ibadah masyarakat tetap khusuk.

“Jadi kalau ada yang melanggar kami akan beri sanksi administrasi berupa pencabutan izin usaha, ataupun menutup tempat usaha tersebut,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Kepolisian Sektor Tanjungkarang Timur  melakukan razia terhadap Cafe Yuli yang tetap buka di bulan ramadan, Sabtu (26/5) sekitar pukul 23.30 WIB.

Razia tersebut berkat laporan masyarakat yang resah dengan keberadaan cafe yang masih buka di bulan Ramadan,  yang berlamat di Kalibalau Kencana,  Kecamatan Kedamaian,  Bandarlampung. (ndi/gus)




  • Bagikan