Tenangkan Massa, Polisi Terkena Lemparan Golok

  • Bagikan
Brigpol M. Sirajudin yang terluka akibat terkena lemparan golok. Ia menjalani perawatan di Rumah Sakit Mardi Waluyo Metro. M FOTO DWI PRIHANTONO/RADARLAMPUNG.CO.ID
Brigpol M. Sirajudin yang terluka akibat terkena lemparan golok. Ia menjalani perawatan di Rumah Sakit Mardi Waluyo Metro. M FOTO DWI PRIHANTONO/RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id – Tidak hanya merusak rumah Kemari, Kepala Desa Margajaya, Kecamatan Bumiagung. Akibat ulah massa, seorang personel Satintelkam Polres Lampung Timur terluka. Ia terkena lemparan golok dan ke rumah sakit.

Peristiwa bermula ketika sejumlah personel Polres Lampung Timur berusaha menenangkan massa yang menolak penambangan batu di Desa Margamulya, Kecamatan Batangharinuban.


Massa keberatan lokasi batu berupa gunung akan diruntuhkan. Sebab, gunung itu merupakan simbol atau cagar budaya bagi Desa Gunung Tiga. Massa yang emosi kemudian melemparkan golok ke arah Brigpol M. Sirajudin dan mengenai kaki kirinya.

Akibatnya, otot bagian kaki dekat tumit Brigpol Sirajudin putus. Ia menjalani operasi di Rumah Sakit Mardi Waluyo Metro.

Baca Juga:   "Daripada Ngobrol Ngalor-ngidul Nggak Jelas, Mending di Sini"

Dokter Faran yang memimpin operasi menyatakan, otot yang putus sudah dapat disambung lagi. Namun, Brigpol M.Sirajudin harus beristirahat untuk penyembuhan. “Paling tidak, butuh waktu dua pekan untuk penyembuhan,” kata Faran.

Kapolres Lamtim AKBP Taufan Dirgantoro menjelaskan, saat ini jajarannya sedang menyelidiki pelaku yang  melukai anggotanya. “Kami akan menindak pelakunya ” tegas Taufan saat membezuk anggotanya yang terluka. (wid/ais)




  • Bagikan