Terbang Perdana 9 Juni, Wings Air Layani Tiga Rute dari Bandara M. Taufik Kiemas

  • Bagikan
Pesawat Wings Air dengan kapasitas 72 penumpang melakukan uji coba landasan di Bandara M. Taufik Kiemas, Pesisir Barat, Selasa (14/5). FOTO TRI SUTRISNO/RADARLAMPUNG.CO.ID
Pesawat Wings Air dengan kapasitas 72 penumpang melakukan uji coba landasan di Bandara M. Taufik Kiemas, Pesisir Barat, Selasa (14/5). FOTO TRI SUTRISNO/RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id – Setelah mundur dari jadwal, maskapai penerbangan Wings Air akhirnya mendapat izin terbang dari Bandara Raden Inten II-Bandara M. Taufik Kiemas. Penerbangan perdana direncanakan 9 Juni 2019 mendatang.

Kepala Dinas Perhubungan Pesisir Barat Henry Dunan  mengatakan, izin terbang sudah didapat dari Direktur Angkutan Udara Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. “Sudah fix, 9 Juni terbang perdana. Izin rute sudah oke. Untuk sementara tiga kali seminggu. Namun kalau penumpang banyak bisa tiap hari berangkat,” kata Henry.

Wings Air ATR 72-600 akan terbang dari Bandara Soekarno-Hatta dan transit di Bandara Raden Inten II. Nantinya penerbangan dijadwalkan pada Senin, Jumat, dan Minggu.

Ada tiga jadwal penerbangan Wings Air. Yaitu Bandara M. Taufik Kiemas-Bandara Raden Inten II pada pukul 10.15 WIB. Kemudian Bandara Raden Inten II-Bandara Soekarno-Hata pukul 10.15 WIB dan Bandara Raden Inten II-Bengkulu pukul 10.15 WIB.

Baca Juga:   BUMN Bantu Sulap Wisma Haji Rajabasa Jadi RS Darurat Covid-19

“Pemesanan tiket bisa dilakukan pada seluruh kantor perwakilan Lion Air Group dan travel agent. Untuk pemesanan tiket lewat aplikasi, masih kami setting,” ucapnya.

Diketahui, penerbangan perdana Wings Air dari Bandara M. Taufik Kiemas dijadwalkan pada 25 Mei mendatang. Sebelumnya, pesawat dengan kapasitas 72 orang melakukan uji coba landasan pacu Bandara M. Taufik Kiemas, Selasa (14/5). Ini sebagai persiapan penerbangan komersil reguler dari bandara yang berlokasi di Pekon Seray, Kecamatan Pesisir Tengah tersebut.

Kabag Humas Sekretariat Pemkab Pesisir Barat Ariswandi mengatakan, setelah uji coba landasan, selanjutnya dimulai penerbangan komersial dari Bandara M. Taufik Kiemas- Bandara Raden Inten II.

”Ke depan akan dilakukan perluasan slot penerbangan. Pihak Lion Grup akan mengembangkannya. Saat ini masih dilakukan penambahan kelengkapan bandara,” kata Ariswandi. (try/ais) 




  • Bagikan