Terbukti Cabuli Anak Dibawah Umur, Pria Ini Diciduk Polisi

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Julian Afandi alias Rian (25) warga Kampung Umbul Jeruk, Kelurahan Way Lunik, Kecamatan Panjang, Bandarlampung diringkus unit Reskrim Polsek Panjang setelah pulang dari persembunyiannya di Kalimatan.

Kapolsek Panjang Kompol Sofingi menceritakan, pelaku ditangkap karena terbukti telah mencabuli korban bernisial JL (15) warga Bandarlampung. Usai mencabuli korban pelaku melarikan diri ke Kalimantan sejak tahun 2017.

“Kasus ini sudah lama, dimana pelaku merupakan DPO dengan kasus pencabulan yang dilakukannya sejak 23 Januari 2017, perbuatan itu lakukan di rumah korban,” ujarnya, Senin, (4/6).

Modus yang dilakukan pelaku, kata Sofingi, yakni dengan cara membujuk rayu korban akan menikahinya jika mau berhubungan badan.”Setalah pelaku menurutinya, pelaku malah memilih menikah dengan wanita lain, saat itu korban masih pacar pelaku,” jelasnya.

Baca Juga:   Konfrontir, Kasus Dugaan Pemukulan Perawat Ditentukan Gelar Perkara

Masih kata Sofingi, berdasarkan hasil keterangan korban, pelaku mencabuli korban lebih dari satu kali,”Pelaku sudah empat kali cabuli korbannya dan perbuatan itu dilakukan masih di kediaman korban,” kata dia.

Ia menuturkan, atas perbuatan pelaku akhirnya korban menceritakan kepada orangtuanya, sehingga orangtua korban melapor kejadian itu ke Polsek Panjang.

“Korban dan pelaku berpacaran sudah lama, tapi korban tidak tahu kalau pacarnya ini memiliki wanita lain dan menikah sehingga korban tidak terima,” paparnya.

Usai menikah dan memiliki satu anak, pelaku pun pergi bersama keluarga kecilnya ke Pulau Kalimantan untuk bekerja di perkebunan¬† dan menetap disana, “Selama di Kalimantan pelaku mengaku bekerja di perkebunan,” sebutnya.

Baca Juga:   Pelukisan Mural Flyover MBK Mandek?

Dia menambahkan, beberapa lama di Kalimantan, akhirnya pelaku bersama istri dan anaknya memutuskan untuk pulang kampung. Namun, nahas kepulangnya tersebut terdengar anggota Polsek Panjang. Selanjutnya dilakukan penangkapan di kediamannya.

“Pelaku sudah satu bulan berada di Bandarlampung sebelum akhirnya ditangkap, kemudian dibawa ke polsek untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya. (ndi/ang)




  • Bagikan