Terlalu, Keponakan Curi Uang Paman Rp80 Juta untuk Foya-Foya

  • Bagikan
Barang bukti yang berhasil diamankan polisi. Foto ist

radarlampung.co.id-Ketut Wandre (52), warga Kampung Wirataagung, Kecamatan Seputihraman, Lampung Tengah, kehilangan uang Rp80 juta yang disimpan di rumahnya. Mirisnya, satu dari tersangka pencuri uang Ketut adalah keponakannya sendiri.

Kapolsek Seputihraman Iptu Budi Setio mewakili Kapolres Lamteng AKBP I Made Rasma Jemy menyatakan, awalnya Ketut Wandre menitipkan uang kepada kakak iparnya Ketut Dekno (53). “Pada Mei 2018, korban menitipkan uang Rp80 juta kepada kakak iparnya Ketut Dekno. Uang pun ditaruh di lemari. Lemari dikunci dan dipegang korban,” katanya, selasa (26/3).


Rabu (20/3) pukul 11.00 WIB, korban diberi tahu adiknya Ketut Suwiti (40) bahwa lemari tempat koban menaruh uang terbuka dan uangnya hilang. “Korban dikasih tahu adiknya lemari tempat menaruh uang terbuka dan uangnya dalam karung hilang. Kasus ini pun akhirnya dilaporkan ke polisi,” ungkapnya.

Baca Juga:   LPG Bocor, Satu Unit Rumah di Panjang Terbakar

Polisi kemudian menggelar penyelidikan. “Menerima laporan, kita lakukan penyelidikan. Hasilnya dicurigai keponakannya sendiri yang mencuri,” katanya.

Pada Kamis (21/3) sekitar pukul 13.00 WIB, kata Setio, pihaknya mengamankan keponakan korban, Wayan Sukadane (31). “Tersangka WS yang diamankan dari rumah mengakuinya,” kata Setio.

Berdasarkan keterangan Wayan Sukadane, pencurian dilakukan bersama temannya Sulistiono (34), warga Kampung Qurniamataram, Kecamatan Seputihmataram. Sulistiono kemudian ditangkap saat berada di Lapangan Qurniamataram.

Modus yang dilakukan kedua tersangka, kata Setio, mencongkel lemari pakai obeng dan mengambil uang dalam karung. “Lemarinya dicongkel pakai obeng. Uangnya diambil. Barang bukti yang diamankan berupa uang Rp28.505.000. Uang lainnya sudah habis untuk foya-foya,” ungkapnya. (sya/wdi)




  • Bagikan