Ternyata, Ini Pelaku Curanmor Empat TKP

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Melihat motor Honda Revo terparkir di halaman rumah, Andi Amran (30), warga Kampung Gunungraya, Kecamatan Pubian, Lampung Tengah, beraksi menggunakan kunci letter T. Ya, aksi ini dilakukan di rumah korban Susilo (35), warga Kampung Sinarnegeri, Kecamatan Pubian, Rabu (11/4) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kapolsek Padangratu Kompol Indra Herliantho mewakili Kapolres Lamteng AKBP Slamet Wahyudi mengatakan, tersangka Andi Amran ditangkap di rumahnya berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian. Ternyata, pelaku sudah beraksi di empat Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Kita tangkap tersangka pada Kamis (24/5) sekitar pukul 10.00 WIB. Ini berdasarkan laporan korban Susilo yang kehilangan motor di halaman rumah pada Rabu (11/4) sekitar pukul 10.00 WIB,” katanya kepada radarlampung.co.id, Kamis.

Baca Juga:   Penampakan Ruang Asrama Haji Rajabasa yang Akan Jadi RS Darurat

Kronologis pencurian, kata Indra, tersangka Andi Amran bersama rekannya A (DPO) melihat motor korban terparkir di halaman rumah.

“Motor korban diparkir di halaman rumah. Tersangka Andi Amran yang berboncengan dengan A turun dari motor menghampiri motor korban yang terparkir. Kunci motor Honda Revo langsung dirusak menggunakan kunci letter T. Kemudian dituntun ke jalan raya. Motor tidak bisa menyala akibat habis bensin. Motor pun diisi bensin di warung. Kemudian Andi Amran dan A pergi dengan arah berlawanan,” ujarnya.

Dari hasil penangkapan Andi Amran di rumahnya, kata Indra, ternyata motor sudah dijual kepada saudara E (DPO), warga Kampung Gununghaji, Kecamatan Pubian.

“Setelah tersangka Andi Amran ditangkap, kita lakukan pengembangan karena motor hasil curian sudah dijual kepada E. Kita langsung bergerak ke rumah E. Tersangka E berhasil melarikan diri. Di kamar E didapatkan satu bong berikut pirek. Sekarang kita masih mengejar A dan E,” ungkapnya.

Baca Juga:   Beruntung, Motor Warga Ini Kembali Lagi

Berdasarkan pengakuan tersangka Andi Amran kepada penyidik telah melakukan aksi pencurian motor di empat TKP.

“Sudah empat kali. Dua TKP di Bandarlampung, yakni Hotel Rajabasa dan Bukit Kemiling Permai. Kemudian dua TKP di Kecamatan Padangratu dan Kampung Tyasbangun, Kecamatan Pubian,” akunya. (sya/gus)




  • Bagikan