Ternyata..Kendaraan Ini Ditinggalkan Pemiliknya Keluar Kota

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Belakangan viral, pesan berantai yang menginformasikan tentang satu unit kendaraan roda empat jenis Avanza Veloz berwarna putih dengan plat nomor BE 1763 KT, terparkir di area Masjid Al-Hijir, Rajabasa Indah, Senin (22/3) lalu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kendaraan tersebut ditinggalkan oleh pemiliknya dan tak kunjung diambil selama tiga hari. Merasa resah, hal tersebut kemudian dilaporkan ke Polsekta Kedaton oleh para pengurus masjid.


Hal tersebut dibenarkan, Kapolsekta Kedaton, Kompol Rony Tirtana saat ditemui di Polresta Bandarlampung, Rabu (24/3). “Ada pengurus masjid yang menginformasikan pada kita kalau ada mobil yang ditinggalkan begitu saja selama tiga hari,” katanya.

Dia melanjutkan, setelah mendapatkan laporan tersebut, pihaknya kemudian menggali informasi tentang pemilik dari kendaraan roda empat tersebut. Kendaraan bermotor tersebut juga sempat diamankan di Mapolsekta Kedaton.

Baca Juga:   UPT PPA Lampung Dalami Kasus Dugaan Eksploitasi Cucu oleh Kakek

Itu, lantaran pengurus masjid dan warga sekitar merasa resah jika kendaraan tersebut tetap terparkir di area masjid. Berdasarkan data Satlantas Polresta Bandarlampung, mobil tersebut milik warga Lampung Utara.

“Kita juga sudah mencari informasi tentang mobil tersebut ke sesama anggota serta ke rekan-rekan jurnalis. Kami sempat koordinasi dengan Satlantas dan identitas sudah ditemukan. Ternyata pemilik kendaraan merupakan warga Lampung Utara,” katanya.

Dia menambahkan, setelah berhasil menemukan pemilik kendaraan tersebut, mobil Avanza berwarna putih tersebut juga telah diambil oleh sang pemilik, MD (21), pada Rabu pagi.

“Hari ini, tadi pagi pemilik kendaraan sudah datang dan membawa surat-surat kendaraan untuk memastikan bahwa benar mobil tersebut adalah miliknya. Kita juga sudah menyerahkan kendaraan tersebut,” katanya.

Baca Juga:   Bea Cukai Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp32,4 M

Dia mengatakan, pemilik kendaraan yang merupakan mahasiswa di salah satu universitas di Bandarlampung tersebut pergi keluar kota bersama temannya. Awalnya, MD berpikir hanya akan pergi sebentar. Karena itu, dia memilih untuk memarkirkan mobilnya di pelataran masjid.

“Dia pikir hanya akan pulang-pergi. Ternyata harus menginap selama dua hari. Akhirnya dia mobil tersebut ditinggalkan di masjid,” tandasnya.

Agar kejadian serupa tidak lagi terjadi, Rony juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak pernah meninggalkan kendaraan atau barang berharga tanpa pengawasan.

“Pertama, dikhawatirkan menjadi korban pencurian atau kejahatan. Kedua, karena itu bisa meresahkan warga. Karena warga merasa takut kalau misal ada kendaraan atau barang-barang yang ditinggalkan begitu saja, apalagi sampai berhari-hari lamanya,” pungkasnya. (Ega/yud)




  • Bagikan