Tersangka Penikam Istri Diduga Alami Depresi

  • Bagikan
ILUSTRASI INTERNET

RADARLAMPUNG.CO.ID-Kepolisian Resort Tulangbawang (Tuba) melalui Kepolisian Sektor (Polsek) Tulangbawang Tengah (Tuba Tengah) menjerat Hendra yang tega menusuk istrinya dengan pasal 44 ayat dua (2) Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

Kapolres Tuba AKBP. Syaiful Wahyudi SIK MH, melalui Kapolsek Tuba Tengah, Kompol. Zulfikar, S.H, mengatakan Hendra terancam pidana10 tahun.

Tidak hanya itu, Hendra diduga juga mengalami depresi berat. Hal ini terungkap setelah tim biddokkes Polres Tulangbawang melakukan pemeriksaan. Pihak keluarga juga membenarkan Hendra pernah mengalami depresi.

“Dia kadang-kadang memberikan jawaban yang berulang-ulang,” papar Zulfikar, Rabu (9/1).

Guna memastikan, pihaknya akan membawa pelaku ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kurungan Nyawa di Kemiling, Bandarlampung.

Baca Juga:   Polda Lampung Lidik Pembuang Limbah Medis di Tepi Jalan Tol

Selain menangkap Hendra, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya sebilah golok tebang tebu, satu bilah senjata tajam jenis pisau dapur, Satu buah gagang jenis pisau dapur, satu buah karpet merah yang berlumuran darah, Satu helai sarung warna hijau motif kotak-kotak yang berlumuran darah. Dua buah bantal yang berlumuran darah.

Diketahui, Hendra nekat menusuk istrinya sendiri Iin Suryani pada Rabu (9/1) pukul 01.30.WIB. Menurut polisi Hendra diduga kesal lantaran keinginannya berhubungan intim ditolak sang istri. (fei/wdi)




  • Bagikan