Tertinggal di dalam Mobil, Ponsel Korban Hilang


RADARLAMPUNG.CO.ID – Tertinggal di dalam mobil, satu unit ponsel milik Johan Wahyudi, raib. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (2/12) sekitar pukul 9:30 wib.

Ahmad Rafif (29), teman korban mengatakan, saat itu mobil berada di area parkir komplek perkantoran Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung.





Mereka datang untuk melakukan presentasi sebuah produk di gedung Satu Atap Pemkot Bandarlampung. Namun sebelum masih ke dalam gedung, mereka diminta untuk menitip kunci oleh petugas Satpol PP.

Menurut Ahmad Rafif, kunci tersebut dititipkan agar petugas dapat lebih mudah mengatur parkiran ketika ada kendaraan lain yang ingin keluar – masuk. “Karena memang mobil saya posisinya menutupi mobil lain saat itu,” katanya.

Sambung dia, temannya baru menyadari bahwa ponselnya tertinggal di dalam mobil saat keduanya baru hendak memasuki gedung.

“Tapi karena udah nanggung, sudah setengah jalan. Jadi saya sama teman saya nganterin dulu barang sama berkasnya ke dalam. Baru setelah itu balik lagi ke mobil untuk ngambil HP (ponsel, red) itu,” katanya.

Namun, lanjut dia, ponsel yang seharusnya berada di kursi depan ternyata sudah hilang. Lantaran itu, Ahmad Rafif dan temannya kemudian menanyakan hal itu pada petugas.

“Tapi petugas Satpol-PP itu bilang dia nggak tau, karena mobil itu belum diapa-apain. Digerakan aja belum, katanya,” ujarnya menirukan.

Hal tersebut dibenarkan oleh korban, Johan Wahyudi yang mengaku sangat yakin bahwa ponsel tersebut sebelumnya memang tersimpan di dalam mobil.

“Karena di mobil saya sempat mainin (ponsel, red), terus saya taruh di dekat saya, di kursi depan itu,” katanya.

Atas kejadian itu, Johan mengaku akan melaporkan hal ini ke Polresta Bandarlampung. “Kita ada niat juga untuk melaporkan hal ini ke polisi. Mungkin kalau polisi kan bisa nyelidikin kemudian bisa cek rekaman CCTV juga yang ada di parkiran,” katanya. (Ega/yud)