Terungkap, Begini Rekonstruksi Perebutan Lahan yang Mengakibatkan 1 Warga Jabung Tewas

  • Bagikan
Rekonstruksi pembunuhan yang dipicu perebutan lahan di Jabung, Lamtim. Foto Dwi/Radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID – Polres Lampung Timur menggelar rekonstruksi (reka adegan) kasus pembunuhan di Kecamatan Jabung, Kamis (15/7). Rekonstruksi yang digelar di halaman Mapolres Lamtim itu menampilkan 21 adegan.

Rekonstruksi yang dipimpin Kanit Tipikor Ipda Dally Gumay didampingi Kanit Resum Aiptu Ketut Darmayasa itu diawali dengan tersangka AB (50) menelpon korban NJ (50) untuk bertemu di perladangan Dusun Bawang Tijang Desa Negara Batin Kecamatan Jabung. Kemudian, korban menelpon sejumlah warga lainnya. Setelah bertemu dan berunding, korban bersama sejumlah warga meluncur ke lokasi perladangan dengan mengendarai sepeda motor.

Setiba di lokasi korban menelpon tersangka. Ketika bertemu, tersangka melempar butiran pasir ke arah rekan korban. Setelah, itu korban mendekati tersangka, namun diserang 2 rekan tersangka hingga mengakibatkan luka pada bagian leher kanan dan lengan kiri.

Baca Juga:   BKPPD Lamtim Terjunkan 25 Verifikator Berkas Lamaran CPNS

Korban kemudian dipapah rekan-rekannya untuk menjauh dari lokasi. Namun, korban yang sudah kritis jatuh tengkurap. Di saat itu, tersangka mengejar korban. Tersangka kemudian melempar pasir ke arah rekan korban. Selanjutnya, rekan korban menyerang tersangka dengan golok hingga mengakibatkan luka pada lengan kirinya.

Di saat bersamaan rekan tersangka menyerang kaki korban. “Rekonstruksi ini dilaksanakan guna melengkapi berkas penyidikan kasus perebutan tanam antar dua kelompok warga yang mengakibatkan 1 korban meninggal dan tiga luka-luka,” jelas Ipda Dally Gumay mewakili Kapolres Lamtim AKBP Zaky Alkazar Nasution.

Kesempatan yang sama, Fauzi selaku kuasa hukum tersangka menyatakan, rekonstruksi menjadi salah satu bahan baginya melakukan pembelaan saat persidangan.

Baca Juga:   Cegah Covid-19, Kodim 0429 Lamtim Gelar Serbuan Vaksinasi Tahap II

Sementara, Gilar dari Kejaksaan Negeri Lampung Timur menyatakan, dari rekonstruksi itu tergambar peran kliennya dalam peristiwa yang mengakibatkan meninggalnya warga Kecamatan Jabung.

Diketahui, sebelumnya, gara-gara berebut lahan dan hasil tanam tumbuh, dua kelompok warga dari 1 desa di Kecamatan Jabung bentrok, Senin (17/5). Kejadian itu mengakibatkan 1 korban tewas, yaitu NJ (50). Sementara 3 lainnya luka-luka, yaitu AB (50), AF (45), dan SK (45). Semuanya merupakan warga Desa Negara Batin Kecamatan Jabung.

Dari hasil penyelidikan sementara perselisihan itu dipicu perebutan hasil tanam tumbuh di Desa Negara Batin Kecamatan Jabung antar dua kelompok warga dari satu desa. (wid/sur)




  • Bagikan