Tetangga Bupati Lampura: Ngobrol Pernah, Tapi saat Dia Masih Camat

  • Bagikan
Suasana rumah pribadi Bupati Lampura Agung Ilmu Mangkunegara yang berada di Jl. Sultan Haji, Kotasepang, Labuhanratu terlihat sepi pasca OTT KPK. FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Tetangga Bupati Lampung Utara (Lampura) Agung Ilmu Mangkunegara mengaku kaget dengan kabar OTT KPK yang menyeret bupati dua periode itu.

Toni Suprianto (40), tetangga samping rumah Agung mengaku tak tahu, Agung ditangkap KPK. Justru dia mengaku kaget.

“Saya tidak tahu karena ada yang nanya (wartawan) saya malah baru tahu hari ini,” ujarnya.

Menurutnya, dia terakhir kali bertemu dengan Agung saat syukuran pasca Agung dilantik menjadi bupati untuk kali kedua. “Dia jarang pulang. Paling kelihatan yang jaga rumah aja, kadang datang untuk bersih-bersih,” jelasnya.

Rizki (42), pemilik Rizki Busana menambahkan, Agung orang yang baik dengan tetangga.

Baca Juga:   CEGAH KORUPSI

“Orangnya mah bagus. Dia peduli lah istilahnya, sering berbagi. Kalau pas (bulan) puasa gitu dia berbagi seperti sembako, takjil ke masjid,” tambahnya.

Meski begitu, diakuinya, tetangganya itu jarang pulang ke rumah pribadinya ini.

“Ya kalau ngobrol sih pernah waktu dia masih jadi camat Tanjungsenang. Semenjak jadi bupati nggak pernah (ngobrol) lagi. Terakhir ketemu ya waktu diundang syukuran dia jadi bupati,” ujarnya ditemui, Senin (7/10).

Terpisah, Sahrudin (52) Ketua RT 05, Kelurahan Kotasepang, Kecamatan Labuhanratu membenarkan Agung adalah warganya. Dia menjelaskan hingga pagi ini, warga belum banyak yang tahu, Agung terkena OTT KPK.

Baca Juga:   Arinal Ajak Kada Satukan Langkah Cegah Korupsi demi Wujudkan Clean dan Good Governance

Meski begitu dia sendiri kaget dengan kabar tersebut. “Iya dia (Agung) warga saya. Kalau di sini sih warga belum ada yang tahu ya. Jadi belum ada yang heboh. Paling di grup-grup (WA) aja hebohnya,” jelasnya ditemui di kediamannya, Senin (7/10).

Meski sejak menjabat jadi bupati Lampura Agung jarang berkumpul dengan warga, tapi diakui Sahrudin, Agung sering berbagi rezeki dengan warga.

“Kemarin (Idul Adha) dia kurban di masjid sini. Kalau di sini ada kegiatan kayak Isra Mi’raj, dia (Agung) nyumbang dana. Paling ajudannya yang datang ke sini,” sambungnya.

Baca Juga:   Enam Mahasiswa Teknokrat Minta Pendampingan LBH

Dia menjelaskan, di rumah pribadinya itu memang kosong dan hanya dijaga pembantunya. “Ya dia kan sibuk. Sesekali aja pulang. Terakhir saya lihat itu waktu dia syukuran habis dilantik. Memang dia lebih banyak di rumah dinas. Anak istrinya juga nggak tinggal di sini,” katanya.

Hingga Senin pagi ini, Sahrudin mengaku belum ada pihak KPK yang meminta dirinya menyaksikan penggeledahan di rumah pribadi Agung. “Sampai sekarang KPK belum ada yang ke sini datang,” pungkasnya. (nca/sur)



  • Bagikan



Kasus Covid-19 Kembali Merangkak Naik Viral Polisi Terlantar di Merak, Brigadir Agus Dijemput Pulang Polda Lampung Diduga Bunuh Diri, Pemuda Nekat Tabrakkan Diri ke Kereta