Tetap Bekerja, Meski Memasuki Usia Senja

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Bekerja saat puasa mungkin akan cepat terasa lelah, namun bagi Legimin (68), kuat atau tidak, puasa harus tetap dijalankan dengan ikhlas. Itu salah satu kunci agar bisa menyelesaikan puasa hingga waktu berbuka.

Di usia senjanya, Legimin masih kuat menyapu jalan raya sehari tiga kali. Ia menjadi salah satu petugas kebersihan untuk menyapu jalan raya dari lampu merah RSUD Abdul Moeloek hingga makam pahlawan Kedaton Bandarlampung.

“Dari lampu merah, sampai makam pahlawan maju sedikit. Sehari itu tiga kali jadwal menyapunya. Kalau sore ini memang ramai, takut juga kalau nyebrang, tapi ya selalu hati-hati,” ujarnya.

Sejak tahun 1986, ia sudah menjadi petugas kebersihan. Saat ada pengangkatan PNS, ia tidak terangkat, karena usianya yang sudah mencapai 50 tahunan. Sehingga, ia mensyukuri saja rezeki yang sudah diatur oleh sang pencipta.

“Karena waktu itu umurnya sudah melebihi untuk diangkat PNS, jadi tidak bisa. Sampai sekarang statusnya honor. Tapi, alhamdulillah, ini rezeki yang diberikan oleh Allah,” ucap warga Penengahan Bandarlampung.

Ia mengaku, anak-anaknya sudah memintanya untuk di rumah saja menikmati masa tuanya, tapi Legimin merasa masih kuat untuk beraktivitas. Terlebih, sejak istrinya meninggal di tahun 2015 lalu, memaksanya untuk terus beraktivitas agar tidak merasa kesepian.

“Anak sudah nyuruh, tapi kalau di rumah saja cuma momong cucu malah gak enak. Kalau nganggur bisa sakit, kalau kita bergerak terus, insya allah kita selalu sehat. Jadi kalau pulang kerja, ya momong cucu, waktunya kerja ya kita kerja,” katanya. (rur/yud)




  • Bagikan