Tewaskan Satu Pengendara Motor, Polisi Cari Pengemudi Mobil yang Kabur

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Nasib nahas dialami Dedi Iraqan (39), warga jl. RA. Basyid, Labuhan Dalam, Tanjung Senang, Bandarlampung.

Pria tersebut tewas seketika setelah mengalami kecelakaan di jl. Soekarno Hatta Bypass, Bandarlampung, Selasa (20/4) pagi. Korban diduga menjadi korban tabrak lari.


Berdasarkan penuturan Herman (26), seorang saksi mata mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 8.00 wib. Saat itu, korban melintas di jl. Soekarno Hatta, Kedaton, Bandarlampung. Tepatnya di dekat Perum Polda Tiga (Tri Brata).

Herman yang bekerja di bengkel mengaku sedang berada di dalam saat pristiwa itu terjadi. Dia juga sempat mendengar bunyi hantaman yang keras, sehingga membuatnya berlari keluar untuk melihat asal suara tersebut.

Baca Juga:   Kena Imbas Pinjaman Online, Wagub Lampung Koordinasi OJK dan Polda

“Saya sedang di dalam, kemudian dengar suara keras. Waktu keluar, saya lihat korban sudah tergeletak di jalan,” kata dia, Selasa (20/4).

Namun, sambung dia, Herman tidak sempat melihat kendaraan lain yang terlibat kecelakaan bersama korban.

Di samping itu, Herman menduga, korban yang mengendarai sepeda motor Honda Blade warna Hitam bernomor polisi BE 5421 YN tersebut sempat ditabrak dari belakang.

Hal itu terlihat dari bagian berlakang sepeda motor korban yang ringsek. “Sepertinya ditabrak dari belakang. Karena bagian depan (sepeda motor, red) baik-baik saja. Tapi bagian belakangnya rusak,” tambah dia.

Sementara itu, Wakasatlantas Polresta Bandarlampung, AKP Rohmawan membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut. Namun, polisi belum dapat mengidentifikasi plat kendaraan mobil yang menabrak korban.

Baca Juga:   Oknum BPBD Pengeroyok PKL Segera Jalani Sidang

“Iya kejadiannya tadi pagi, tapi untuk plat kendaraan masih belum dapat diidentifikasi,” kata dia.

Dia mengatakan, korban meninggal di lokasi kejadian karena mengalami luka parah pada bagian kepala. Luka lain yang dialami antara lain patah tulang rahang, pendarahan hidung dan telinga, lecet dan patah tangan kanan, serta lecet di bagian dada.

Untuk saat ini, polisi juga masih mengumpulkan keterangan saksi lainnya guna mengidentifikasi dan melakukan pengejaran terhadap pengendara mobil yang melarikan diri.

“Untuk sekarang kita masih mengumpulkan keterangan saksi di lapangan. Korban sendiri sudah dibawa ke RSUD Abdul Moeloek untuk dilakukan visum,” tandasnya. (Ega/yud)




  • Bagikan