Tiba di Indonesia, Vina Temui Rektor UTI


RADARLAMPUNG.CO.ID – Vina Qurrota Akyuningrum sudah tiba di Lampung. Ia bahkan telah bertemu dengan teman-teman di kampusnya, program studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Teknokrat Indonesia  (UTI) serta langsung bertemu rektor.

Vina menghabiskan satu semester di University of Central Missouri, Amerika Serikat dalam program pertukaran pelajar internasional. Ada 12 mahasiswa asal Indonesia yang lulus program tersebut. Dari wilayah Sumatera hanya Vina.





Hari ini ia menyempatkan bersilaturahmi dengan Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. HM. Nasrullah Yusuf, S.E., MBA. Vina menceritakan beberapa pengalaman selama kuliah di Negeri Paman Sam.

Vina mengatakan, ia berkompetisi saat kuliah dengan mahasiswa dari banyak negara. Misalnya dari Mongolia, Korea Selatan, Jepang, dan lainnya. Ia merasakan betapa disiplinnya belajar di negeri itu. Ia menghabiskan 12 SKS selama kuliah di kampus itu.

“Tugasnya banyak yang luar biasa. Alhamdulillah saya bisa menjalani dengan baik dengan hasil atau nilai yang juga sangat memuaskan,” kata Vina, Rabu (18/5).

Ia juga menceritakan harus adaptasi dengan makanan. Setiap hari Vina mengonsumsi makanan berupa kentang bakar yang diberi keju. Ia mengaku kangen dengan masakan di tanah air.

Hal yang juga istimewa, Vina menghabiskan Ramadhan di negeri adidaya itu. Di sana ia tinggal di asrama dan dua kali dalam sepekan mengunjungi keluarga asuhnya.

Vina juga berkesempatan melihat kampus Harvard dan ingin melanjutkan magister di kampus ternama di dunia itu. Vina mengatakan, ia kuliah dengan serius karena ingin memperoleh hasil yang maksimal dan bisa bersaing dengan mahasiswa dari negara lain.

Vina juga menyampaikan ia bertemu dengan Rektor atau Presiden University of Central Missouri Mr Roger J Best, Ph.D. Ia berkesempatan bertemu dengan salah seorang senator Amerika Serikat Denny Hoskins. Ia mengundang keduanya untuk bertandang ke Indonesia dan mengunjungi kampus Universitas Teknokrat Indonesia.

Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. HM. Nasrullah Yusuf merespons cerita Vina dengan bahagia. Menurut dia, tidak mudah menjadi satu di antara 12 mahasiswa asal Indonesia yang lolos dalam program beasiswa kuliah di Amerika Serikat.

Daya juang Vina sungguh luar biasa dan ia terkesan dengan hal itu. Rektor juga berpesan agar Vina tidak boleh sombong. Jangan merasa karena pernah kuliah di Amerika Serikat, kemudian menjadi jumawa.

Rektor menegaskan, Vina justru mesti lebih mawas diri dan rendah hati. Kemudian senantiasa termotivasi untuk menyelesaikan studi dengan hasil yang sangat baik.

“Mudah-mudahan bisa meneruskan jejaknya memiliki etos belajar yang sama seperti Vina. Dengan demikian, bisa bersaing menjadi pribadi yang lebih baik. Dan, ada kans melanjutkan studi ke luar negeri dengan beasiswa,” tandasnya. (mel/rls/ais)