Tidak Gunakanan Aplikasi Peduli Lindungi, Pembekuan Izin Usaha Menanti

  • Bagikan
Pengunjung yang nantinya akan masuk supermarket atau pusat perbelanjaan diharuskan check in menggunakan aplikasi pedulilindungi selama masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat. Foto dibidik di pusat perbelanjaan Central plaza Lampung, Selasa (7/9). Foto M. Tegar Mujahid/Radarlampung.co.id
Pengunjung yang nantinya akan masuk supermarket atau pusat perbelanjaan diharuskan check in menggunakan aplikasi pedulilindungi selama masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat. Foto dibidik di pusat perbelanjaan Central plaza Lampung, Selasa (7/9). Foto M. Tegar Mujahid/Radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID – Wali Kota Bandarlampung mengeluarkan Peraturan Wali Kota (Perwali) nomor 1 tahun 2022 tentang Pelaksanaan Penegakan Penggunaan Aplikasi Peduli Lindungi.

Perwali tersebut ditujukan untuk mengefektifkan aplikasi tersebut di ruang publik dan menerapkan pelaksanaan sanksi administratif bagi pelayanan yang tidak menggunakan Aplikasi Peduli Lindungi.



Adapun tempat publik yang wajib memasang Aplikasi Peduli Lindungi di antaranya fasilitas umum, fasilitas hiburan, pusat perbelanjaan, restoran, tempat wisata, hotel, kafe, dan pusat keramaian lainnya.

Baca Juga:   Tim Yustisi Segel Dua Tempat Usaha di Jl. Yos Sudarso

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana mengatakan, Covid-19 merupakan penyakit infeksi saluran pernapasan akibat dari Severe Acute Respiratory Syndrome Virus Corona yang telah menjadi pandemi global.

Dengan penerapan dan pengawasan Aplikasi Peduli Lindungi sebagai aplikasi pelacakan untuk menghentikan penyebaran Covid-19 yang mengandalkan partisipasi masyarakat untuk saling membagikan data lokasinya saat berpergian. Diharapkan dapat ditelusuri riwayat kontak dengan penderita Covid-19.

Baca Juga:   Perwali Penyesuaian Tarif KIR Sampai ke Meja Wali Kota, Ini Bocoran Tarifnya

“Tim Satgas akan melakukan pengawasan dan merazia tempat-tempat yang berpotensi menimbulkan keramaian,” tuturnya, Selasa (11/1).

Dalam Perwali tersebut, Satgas akan memberikan sanksi administratif kepada setiap penanggung jawab fasilitas publik yang tidak mengunakan Aplikasi Peduli Lindungi pada fasilitas publik berupa teguran lisan; teguran tertulis; pembekuan izin sementara; dan pembekuan izin secara permanen.

Baca Juga:   Sebabkan Banjir, Warga Sukabumi Indah Minta Pemkot Buat Drainase di Jl. P Tirtayasa

“Untuk pembekuan izin sementara dilakukan dalam hal penanggung jawab fasilitas publik tidak mematuhi teguran lisan dan/atau teguran tertulis sebanyak dua kali. Sedangkan, pemberian sanksi administratif dilakukan oleh Satpol PP dan dapat didampingi oleh Kepolisian, TNI, dan instansi terkait lainnya,” terangnya. (pip/sur)






  • Bagikan