Tidak Terima Anak Dicabuli, Seorang Ibu Lapor ke Polsek Panjang

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Rahmat Hidayat (34) warga Kampung Suka Nemah, Kelurahan Merbau Mataram, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan, dilaporkan seorang ibu bernisial MD warga Panjang, Bandarlampung ke Polsek Panjang.

Hal tersebut berdasarkan surat laporan dengan nomor LP/B/295/VII/2018/LPG/RESTA BALAM/POLSEK PJG, tanggal 13 Juli 2018. Berdasarkan laporan ibu korban, Rahmat dijemput paksa aparat dikediamannya pada Sabtu, (21/7).

Kapolsek Panjang Kompol Sofingi mengatakan, penangkapan terhadap pelaku atas dasar laporan dari ibu korban, yang mengatakan bahwa anaknya bernisial DV (14) menjadi korban pencabulan yang dilakukan oleh pelaku.

“Ibu korban ini melaporkan seorang pria bernama Rahmat atas tuduhan menyetubuhi anaknya yang masih dibawa umur,” ujarnya, Selasa, (24/7).

Baca Juga:   Terpidana Fee Proyek Lamsel Jalani Eksekusi Hukuman di Rutan Kelas I Bandarlampung

Sofingi menjelaskan, berdasarkan laporan dari ibu korban, kejadian itu berawal saat korban berkenalan dengan pelaku Rahmat pada awal Juli.

“Dari perkenalan itu, akhirnya kedua menjalin hubungan, kemudian pelaku mulai menjanjikan sesuatu yaitu akan menilahi korban,” terangnya.

Lanjut Sofingi, dari bujuk rayu pelaku berhasil memperdaya korban, sehingga korban menuruti permintaan pelaku. Dari keterangan korban sudah sebanyak tiga kali dicabuli di kosan tempat pelaku di wilayah Panjang.”Karena, korban selama satu minggu mulai berubah dan kerap keluar, akhirnya ibu korban curiga,” kata dia.

Masih kata Sofingi, atas kecurigaan terhadap korban, pelapor ini membuntuti anaknya. Namun, ibu korban tidak menyangka ternyata anaknya pergi ketempat pelaku.

Baca Juga:   Cuci Pakaian Anak, Ibu Ini Kaget Ternyata Putrinya Jadi Korban Pencabulan

“Karena tidak terima, sang ibu melaporkan ke Polsek Panjang, dan kami lakukan tindak lanjut dengan menangkap pelaku,” tuturnya.

Dia menambahkan, selain menerima laporan dari ibu korban dan berhasil menangkap pelaku, pihaknya juga telah mengamankan barang bukti berupa satu potong celana dalam dan satu potong sprai merah.

“Saat ini pelaku telah kami amankan berserta barang buktinya, sedangkan pelaku masih dalam pemeriksaan,” pungkasnya. (ndi/ang)




  • Bagikan