Tiga Bajak Laut Perairan Lampung Terancam 15 Tahun Penjara

  • Bagikan
ILUSTRASI INTERNET

RADARLAMPUNG.CO.ID – Tiga terdakwa perompak nelayan rajungan menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang, Bandarlampung, Jumat (18/1).

Ketiga terdakwa yang di sejumlah film akrab dengan sebutan bajak laut tersebut adalah Suardi (39), warga Desa Sumber Agung, Kecamatan Bandar Surabaya, Lampung Tengah; M. Yunus (29), warga Sungai Burung, Kecamatan Dente Teladas, Tulangbawang; dan Diding (35), warga Desa Kekatung, Kecamatan Dente Teladas, Tulangbawang.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sabi’in mengatakan, ketiganya terbukti melakukan perompakan terhadap para nelayan rajungan di wilayah perairan laut pantai timur Lampung, Minggu (9/9) tahun lalu.

“Akibat dari perbuatannya, ketiga terdakwa terancam pasal 439 KUHP Jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHPidana dengan ancaman 15 tahun penjara,” ujar Sabi’in saat membacakan dakwaannya.

Baca Juga:   Ribuan Burung Ilegal Dilepasliarkan, Ini Nasib Para Pembawanya
Tiga terdakwa perompak nelayan rajungan menjalani sidang di PN Kelas IA Tanjungkarang, Bandarlampung, Jumat (18/1). FOTO ANGGRI SASTRIADI/RADARLAMPUNG.CO.ID

Sabi’in menjelaskan, ketiga terduga diringkus berdasarkan informasi dari para nelayan sebagai korban.¬†Setelah mendapat laporan dari para korban perompakan Subdit Gakkum Ditpolair Polda Lampung dibantu unit markas Polair yang berada di Rawajitu, Kualaseputih, Teladas, dan Satreskrim Polres Lampung Barat langsung bergerak mencari informasi dan pengejaran terhadap para pelaku.

“Dan berhasil mengamankan tiga orang terduga pelaku di tiga tempat yang berbeda-beda,” terangnya. (ang/sur)




  • Bagikan