Tiga Hari Jalani Isolasi, Pengelola Kantin RSUDAU Meninggal

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Warga Kecamatan Balikbukit, Lampung Barat, Ny. S (59), yang meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah Alimuddin Umar (RSUDAU) dimakamkan dengan standar penanganan kasus Covid-19, Jumat (29/1).

Sebelumnya, wanita yang memiliki usaha kantin di RSUDAU ini dinyatakan suspect Covid-19. Ia menjalani isolasi sejak Selasa (26/1).


Direktur RSUDAU dr. Widyatmoko Kurniawan, Sp.B. melepas langsung prosesi keberangkatan pemakaman Ny. S di tempat pemakaman umum (TPU) komplek Kebun Raya Liwa (KRL), Pekon Kubuperahu, Kecamatan Balikbukit.

“Kami keluarga besar rumah sakit menyampaikan turut berduka cita. Bude (panggilan akrab Ny.S, Red) sudah kami anggap sebagai keluarga besar kami di rumah sakit. Kami sudah lama mengenal almarhumah. Orang baik,” kata Widyatmoko Kurniawan.

Baca Juga:   Usulkan Prioritas Pembangunan 10 Titik BTS Tahun Depan

Sementara Satgas Penanganan Covid-19 Lambar Bidang Komunikasi Publik Erna Yanti mengungkapkan, Ny. S meninggal dalam keadaan suspect Covid-19. Karena itu prosesi pemakamannya dilakukan sesuai protokol kesehatan (prokes).

“Almarhumah menjalani isolasi sejak 26 Januari 2021 malam. Meninggal dunia subuh tadi. Hasil Swab Ny. S belum keluar. Ia meninggal dalam keadaan suspect sehingga prosesi pemakamannya dilakukan sesuai prokes,” kata Erna Yanti.

Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Lambar Maidar mengatakan, petugas pemakaman menggunakan alat pelindung diri lengkap.

“Iya. Pemakaman kita lakukan dengan standar yang ada. Karena almarhumah meninggal dalam keadaan suspect Covid-19,” pungkasnya. (nop/ais)

 




  • Bagikan