Tiga Paslon Desak Gakkumdu Proses Dugaan Pelanggaran Pilgub

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Tiga Pasangan Calon Gubernur Lampung Ridho-Bachtiar, Herman HN-Sutono dan Mustafa-Ahmad Jajuli bersatu mendesak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Lampung dan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) segera memproses dugaan pelanggaran Pilgub yakni dugaan politik uang yang dilakukan pasangan calon (paslon).

Ketiga tim pemenangan yakni Ketua Tim Pemenangan paslon nomor urut 2 Herman HN-Sutono, Mingrum Gumay, Ketua Tim Pemenangan paslon nomor urut 1 M. Ridho Ficardo-Bachtiar Basri, Fajrun Najah Ahmad dan Ketua Tim Pemenangan paslon nomor urut 4 Mustafa-Jajuli, Fauzan Sibron.

Ketiga tim paslon dalam konferensi pers di Swissbell-Hotel, Bandarlampung, Rabu (27/6) malam, sepakat  agar Bawaslu mengusut dugaan politik uang yang dilakukan paslon nomor urut 3 Arinal Djunaidi-Chusnunia.

Baca Juga:   Kejari Lamsel Cek RSUD Bob Bazar, Tiga Obat Covid-19 Langka

“Ini bukan masalah menang atau kalah, namun ini menyangkut pelaksanaan Pilgub soal dugaan  pelanggaran politik uang. Kami akan mengerahkan segala daya dan upaya agar keadilan dapat ditegakan di Lampung,” tegas Mingrum.

Fauzan Sibron menegaskan hal yang sama. Menurutnya, setelah berkoordinasi dengan tim pemenangan Paslon nomor 1 dan nomor 2, disepakati bahwa harus ada langkah konkrit untuk mendesak penyelenggara Pilgub Lampung menindak tegas dugaan politik uang.

“Kami mendesak Bawaslu dan Gakumdu untuk segera memproses laporan-laporan yang sudah masuk. Seperti yang terjadi di Lampung Tengah, Pesawaran, Tanggamus, Lampung Selatan dan Bandarlampung,” katanya.

Fajrun Najah Ahmad juga mendesak Bawaslu dan Gakkumdu dibatasi oleh waktu dalam menangani setiap laporan terkait pelanggaran Pilgub Lampung. Oleh sebab itu, dugaan politik uang tersebut harus secepatnya dituntaskan.

Baca Juga:   Awas, Jangan Coba-Coba Timbun Obat dan Oksigen Medis !

“Bawaslu dan Gakumdu jangan mengulur-ulur waktu. Dugaan politik uang ini sudah terjadi menyeluruh di Provinsi Lampung. Selain laporan di Lampung Tengah, Tanggamus, Lampung Tengah, Pesawaran, Lampung selatan ternyata tim kami di lapangan juga menemukan dugaan politik uang di Pesisir Barat. Besok rencananya akan kami Laporkan ke panwas setempat,”  tandasnya. (rlo/gus)




  • Bagikan