Tiga Terdakwa Penyelundup Narkoba Lapas Kalianda Divonis Berbeda

  • Bagikan
Tiga terdakwa penyelundup narkoba ke Lapas Kalianda saat menjalani sidang putusan di PN Kelas IA Tanjungkarang, Bandarlampung, Kamis (3/1). FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Majelis Hakim Riza Fauzi memvonis tiga terdakwa yang terjerat pengedaran narkotika dalam Lapas Kelas IIB Kalianda dengan hukuman penjara berbeda. Terdakwa Adi Kurniawan dan Rechal Oksa Haris divonis 15 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider 6 bulan penjara.

“Memvonis Adi Kurniawan dan Rechal Oksa Haris dengan hukuman penjara selama 15 tahun,” ujar majelis hakim Riza Fauzi dalam persidangan putusan di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Tanjungkarang, Bandarlampung, Kamis (3/1).


Secara terpisah, terdakwa lainnya yaitu Marzuli Ys divonis dengan 17 tahun penjara dengan subsider 6 bulan kurungan penjara. “Apabila ketiga terdakwa ingin mengajukan banding, silahkan nanti setelah 7 hari kedepan. Apakah merasa keberatan atau akan pikir-pikir,” ungkap Hakim.

Baca Juga:   4 Korban Meninggal Laka JTTS Warga Tanggamus dan Mesuji

Untuk diketahui, vonis majelis hakim kepada ketiga terdakwa tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum. Yang di mana sebelumnya JPU Roosman Yusa menuntut terdakwa Marzuli Ys dengan penjara selama 20 tahun. Sedangkan untuk dua terdakwa lainnya dengan 15 tahun penjara.

Diberitakan sebelumnya, Tiga terdakwa kasus penyelundupan narkoba di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalianda menghadapi tuntutan berat. Mereka adalah oknum anggota Polres Lampung Selatan Adi Setiawan, Rachel Oksa Haris (sipir), dan Marzuli Yunus, narapidana di lapas tersebut.

Untuk Marzuli, jaksa penuntut umum (JPU) menuntut hukuman 20 tahun penjara. Kemudian denda Rp1 miliar subsidair enam bulan kurungan. ”Terdakwa terbukti bersalah secara sah melanggar pasal 114 ayat 2 juncto pasal 132 ayat 1 UU Nomor 35/2009 tentang narkotika,” kata jaksa Roosman Yusa dalam sidang di Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang, Kamis (15/11).

Baca Juga:   Bareskrim Polri dan Kementerian DLH Selidiki Limbah Hitam di Laut

Sementara Rachel Oksa Haris dan Adi Setiawan dituntut 18 tahun penjara. Mereka juga harus membayar denda Rp1 miliar subsidair enam bulan kurungan. (ang/sur)




  • Bagikan