Tiga Unsur OPD Wajib Paham Aplikasi E-Budgeting

  • Bagikan
Kabid Anggaran, Bakuda Lampung Marindo Kurniawan saat pelatihan aplikasi e-budgeting di Hotel Horison, Senin (17/12). FOTO AGUNG BUDIARTO/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pemprov Lampung melalui Badan Keuangan Daerah (Bakuda), mengumpulkan perwakilan pemkab/pemkot seluruh Lampung terkait persiapan implementasi e-budgeting tahun anggaran 2019.

Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Provinsi Lampung, melalui Kabid Anggaran Marindo Kurniawan mengatakan, unsur pemkab/pemkot ditekankan untuk menjamin keberadaan perangkat lunak (Aplikasi) e-bugdeting. Sebab, arahan dari KPK-RI pada APBDP, sarana pendukung baik aplikasi, jaringan, maupun perangkat kerasnya sudah wajib dianggarkan untuk pelaksanaan e-budgeting yang ditenggat paling lambat 2 Januari 2019.


“Per 2 Januari e-budgeting sudah wajib dilaksanakan. Jadinya kami diperintahkan untuk memastikan aplikasi berikut dengan bagaimana penggunaannya,” ujarnya di Hotel Horison, Senin (17/12).

Dia melanjutkan, upaya yang dilakukan dalam pemahaman aplikasi adalah memberikan bimbingan teknis kepada 15 kabupaten/kota melalui kasubag keuangan, bendahara, dan operator. “Jadi ketiga unsur ini wajib faham aplikasi e-budgeting. Agar tidak salah dalam melakukan pencairan atau fungsi keuangan lain dalam pengelolaan e-budgeting,” jelasnnya. (abd/sur)


Baca Juga:   CTC dan Terra Komunika Akan Gelar Pelatihan Singkat Media Juara


  • Bagikan