Tim Dosen ITERA luncurkan aplikasi pengajaran sains menggunakan Teknologi ‘BeSmart’

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Tim Dosen Program Studi (Prodi) Teknik Informatika dan Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika, Institut Teknologi Sumatera (ITERA) meluncurkan aplikasi BeSmart yang bisa digunakan oleh guru dalam pembelajaran Sains pada Jumat (26/11) di Desa SMAN 1 Tanjung Sari, Lampung Selatan.

Tim dosen Itera terdiri dari, Aidil Afriansyah, S.Kom., M.Kom (Ketua Tim) bersama anggota tim lainnya, diantaranya, Andika Setiawan, S.Kom., M.Cs, Mugi Praseptiawan, S.T., M.Kom, Muhammad Habib Algifari, S.Kom., M.T.I., Radhinka Bagaskara, S.Si.Kom., M.Si., M.Sc, Ilham Firman Ashari, S.Kom., M.T, Daniel Rinaldi, S.T., M.Eng., dan Winda Yulita, S.Pd., M.Cs.

Ketua Tim Dosen Teknik Informatika Itera, Aidil Afriansyah, S.Kom., M.Kom melalui Anggota Tim Dosen Mugi Praseptiawan, S.T., M.Kom menyampaikan, Aplikasi beSmart merupakan aplikasi Massive Open Online Courses (MOOCs) yang di kembangkan untuk penguatan basic science dan IT Literacy program hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM).

“Ujicoba aplikasi BeSmart merupakan awalan dari kegiatan ITERA dalam peningkatan mutu Pendidikan di pulau Sumatera, khususnya provinsi Lampung. Ujicoba dilakukan pada kelas kecil pada pengguna guru dan siswa di SMAN 1 Tanjung Sari,” Ungkap Aidil.

Baca Juga:   Pemkab Pringsewu-UAP Luncurkan Aplikasi Pemasaran Produk UMKM

Oleh sebab itu, Ia mengharapkan aplikasi ini bisa digunakan oleh sekolah SMA/SMK Se-Lampung dan bisa dijadikan pengabdian masyarakat bagi civitas akademika ITERA.

“Secara bertahap, aplikasi beSmart akan diperbaiki secara berkesinambungan, terutama fitur-fitur yang memudahkan guru dalam penyediaan konten-konten pembelajaran, ini merupakan tahun pertama ujicoba aplikasi versi beta, selanjutnya akan dikembangkan versi teta pada tahun 2022” ungkap Radhinka.

Baca Juga:   Disdikbud Vaksin Booster 12.585 Guru dan Tenaga Kependidikan

Dalam kesempatan tersebut, Dra. Gusti Heni Endrawati selaku kepala sekolah SMAN 1 Tanjung Sari merasa terbantu dengan kegiatan pelatihan penggunaan aplikasi BeSmart, tantangan guru dalam pengembangan bahan ajar dengan konten digital harus dikuasai oleh guru, dengan kegiatan pelatihan pengajaran sains menggunakan teknologi.

“Sekolah merasa terbantu untuk meningkatkan keterampilan dan kualitas sumber daya manusia, terutama guru,”sebut Heni. (gie/yud)






  • Bagikan