Tim Dosen PKM PS PPA Polinela dalam Pemanfaatan Limbah Sabut Kelapa Menjadi Produk Unggulan Lokal

  • Bagikan
FOTO TIM DOSEN PKM PRODI PPA POLINELA : FOTO 1 : 1) Suasana serah terima Produk olahan limbah Sabut Kelapa dari Tim PKM Polinela kepada Santri Darul Iman,Natar,Lamsel.
Suasana serah terima Produk olahan limbah Sabut Kelapa dari Tim PKM Polinela kepada Santri Darul Iman,Natar,Lamsel.

RADARLAMPUNG.CO.ID – Tim dosen Program Studi (PS) Pengembangan Produk Agroindustri (PPA) Politeknik Negeri Lampung (Polinela) mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) dengan melakukan sosialisasi dan pembuatan produk unggulan dari Pemanfaatan Limbah Sabut Kelapa.

Kegiatan Pelaksanaan  PKM berlangsung di Pondok Pesantren Darul Iman, Natar, Lampung Selatan (Lamsel) salah satunya dengan mengedukasi para santri Ponpes tersebut terutama tentang Pemanfaatan Limbah Sabut Kelapa di wilayah tersebut.



Ketua Tim PKM sekaligus Dosen Prodi PPA Polinela, Kurnia Rimadhanti Ningtyas, S.T.P., M.Sc menyampaikan materi potensi tentang pemanfaatan limbah sabut kelapa menjadi produk unggulan lokal.

Dimana Pengolahan hasil buah kelapa terutama produk turunannya masih memiliki peluang yang cukup besar untuk dikembangkan.

FOTO TIM DOSEN PKM PRODI PPA POLINELA : FOTO 1 : 1) Suasana serah terima Produk olahan limbah Sabut Kelapa dari Tim PKM Polinela kepada Santri Darul Iman,Natar,Lamsel. FOTO 2 : 2) Santri Darul Iman,Natar,Lamsel antusias saat mendapatkan materi dari Tim Dosen PKM Polinela tentang pemanfaatan limbah sabut kepala menjadi produk unggulan.
Santri Darul Iman,Natar,Lamsel antusias saat mendapatkan materi dari Tim Dosen PKM Polinela tentang pemanfaatan limbah sabut kepala menjadi produk unggulan.

Saat ini, industri pengolahan buah kelapa umumnya masih terfokus kepada pengolahan hasil daging buah sebagai hasil utama, sedangkan industri yang mengolah hasil samping buah (by product) seperti air, sabut, dan tempurung kelapa masih bisa diolah secara tradisional. Hal ini lah, melatar belakangi kegiatan tersebut.

Selanjutnya, dilakukan praktek pembuatan produk jadi dari pemanfaatan limbah sabut kelapa menjadi sapu oleh para santri di pesantren darul iman.

“Produk sapu ini dapat dikembangkan menjadi salah satu produk berbasis kelapa dan berdaya saing nasional,”tambah Kurnia.

Di akhir kegiatan, Kurnia menyampaikan dari kegiatan PKM ini mengharapkan semakin banyak pemanfaatan limbah sabut kelapa menjadi produk unggulan lokal yang dapat berdaya saing nasional dan dapat mengembangkan produk jadi berbasis kelapa dan turunan lainnya. (gie/rls/yud)






  • Bagikan