Tim Forensik RS Bhayangkara Polda Otopsi Jenazah Korban Bunuh Diri Asal Lamtim

  • Bagikan
Pembongkaran makam korban bunuh diri asal Lamtim untuk dilakukan otopsi Tim Forensi RS Bhayangkara Polda Lampung. Foto Dok. Sat Reskrim Polres Lamtim

RADARLAMPUNG.CO.ID – Masih ingat dengan kasus percobaan bunuh diri yang dilakukan satu keluarga asal Kabupaten Lampung Timur dengan cara minum racun? Perkembangan terkini, Tim Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung melakukan otopsi jenasah Hs (5) warga Desa Hargomulyo, Kecamatan Sekampung, yang meninggal akibat minum racun.

Otopsi diawali dengan pembongkaran makam Hs yang berlokasi di Dusun I Jodipati Desa Hargomulyo, Rabu (24/2) mulai pukul 11.16 WIB. Setelah 1 jam kemudian, mayat korban yang meninggal 5 Januari 2021 itu kemudian dilakukan otopsi oleh tim forensik yang dipimnpin dr. Jins Ferdinand Possible didampingi dr. Dedi.


Pembongkaran makam dan otopsi itu juga disaksikan Kasat Reskrim Polres Lamtim AKP Faria Arista, Kapolsek Sekampung AKP Muliawati Nurtia Kusnadi dan Camat Sekampung Edy Susilo.

Kapolres Lampung Timur AKBP Wawan Setiawan melalui Kasat Reskrim AKP Faria Arista menjelaskan, otopsi dilakukan untuk mengetahui dan melengkapi penyelidikan penyebab kematian korban. “Pada otopsi itu tim forensik mengambil sampel bagian tubuh jasad korban untuk diuji di laboratorium,” jelas AKP Faria Arista.

Baca Juga:   Personil Polda Lampung Sumbang Satu Mendali Emas di PON XX Papua

AKP Faria Arista melanjutkan, terkait tersangka dalam kasus percobaan bunuh diri satu keluarga itu, penyidik Polres Lampung Timur belum menetapkan tersangkanya. Menurutnya, dugaan sementara percobaan bunuh diri dilakukan TH ayah korban dengan melibatkan ke dua anaknya.

“Saat ini masih dilakukan observasi terhadap TH, karena dari pengamatan yang bersangkutan mengalami depresi dan masih sulit diajak komunikasi,” lanjutnya.

Ditambahkan, guna memastikan kondisi kesehatan TH, Polres Lampung Timur akan berkoordinasi dengan Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung untuk melakukan observasi kejiwaan calon tersangka. “Kami masih menunggu jadwal dari Rumah Sakit Jiwa untuk melakukan observasi, karena bangsal Rumah Sakit saat ini masih penuh,” kata AKP Faria Arista.

Diketahui sebelumnya, satu keluarga di Lampung Timur melakukan percobaan bunuh diri, Selasa (5/1).

Percobaan bunuh diri itu dilakukan TH (35) dan dua anaknya IH (10) serta HS (5) warga Desa Hargomulyo Kecamatan Sekampung Timur. Mereka diduga melakukan percobaan bunuh diri dengan cara meminum racun.

Baca Juga:   DAI Kamtibmas Lampung Gelar Rakor se-Provinsi Lampung

Peristiwa percobaan bunuh diri itu kali pertama diketahui Yadi Utomo (62) yang merupakan orang tua TH.

Saat ditemui di RSUD Sukadana, Yadi Utomo menuturkan, peristiwa dia ketahui ketika baru pulang dari sawah dan mendengar teriakan dari rumah TH yang berada di depan rumahnya.

Saat memasuki rumah putranya, Yadi terkejut ketika melihat TH dan dua cucunya tergeletak di lantai ruang tamu dengan kondisi mulut berbusa. Melihat hal itu, Yadi langsung berteriak meminta bantuan warga sekitar.

Warga langsung berdatangan dan membawa TH dan dua anaknya ke Puskesmas Sekampung. Karena kondisinya kritis, TH dan dua anaknya kemudian dibawa ke RSUD Sukadan. Setelah sempat menjalani perawatan, HS meninggal dunia, Selasa (5/1) petang. (wid/sur)




  • Bagikan