Tim KSDAE Turun Tangkap Buaya di Semaka

  • Bagikan
Tim KSDAE Kementerian LHK datang ke Tanggamus untuk menangkap buaya yang meresahkan warga Semaka dan Wonosobo. Tim diperkirakan bekerja selama 4-5 hari. FOTO ISTIMEWA  

radarlampung.co.id – Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menurunkan tim untuk menangkap buaya di Sungai Way Semaka yang meresahkan masyarakat. Terakhir, reptil tersebut melukai dua warga.

Kedatangan tim KSDAE ke Wonosobo disambut Kapolsek Iptu Amin Rusbahadi bersama Camat Wonosobo dan Semaka di Pekon Banjarsari.

Ketua tim Rusmaidi mengatakan, pihaknya dari Seksi Konservasi Wilayah III Lampung datang merespon pengaduan masyarakat tentang satwa yang dilindungi, namun meresahkan masyarakat. Terlebih dahulu tim akan melakukan observasi. Selanjutnya, jika memungkinkan akan menangkap buaya.

“Dimulai nanti sore. Tadi tim melakukan identifikasi lokasi dan malamnya menelusuri sungai untuk mengetahui di mana keberadaan buaya tersebut,” kata Rusmaidi. Apabila nanti bisa ditangkap, buaya akan dibawa dan dilepasliarkan di Taman Nasional Way Kambas (TNWK).

”Kami akan bertahan 4-5 hari di sini. Perkiraan buaya itu buaya muara,” sebut dia.

Sementara Kapolsek Wonosobo Iptu Amin Rusbahadi mengatakan, pihaknya sangat mendukung kegiatan tim dalam perburuan buaya tersebut. Pasalnya di wilayah hukumnya. Ada seorang warga menjadi korban gigitan buaya.

Camat Wonosobo Edi Fahrurozi berpesan agar warga untuk sementara agar menghindari sungai sebelum tim dapat menangkap buaya tersebut. “Sesuai pernyataan tim tadi, terlebih dahulu didentifikasi berapa ekor buaya yang ada di sungai Semaka. Kami menghimbau masyarakat Wonosobo dan Semaka agar tidak melakukan aktifitas di sungai,” pesannya.

Ditambahkan Camat Semaka Wiwin Triani, pihaknya telah mengambil tindakan sehingga tim datang ke lokasi. Ia juga mengimbau masyarakat Semaka berhati-hati saat beraktifitas di sungai. (uji/ehl/ais)




  • Bagikan