Tim Prabowo Abaikan Hasil Survei

  • Bagikan
CEO Cyrus Network Hasan Nasbi (kiri) memaparkan hasil survei Pilpres 2019 di Batiqa Hotel Lampung, Senin (25/2). Foto Dina Puspasari/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id – Hasil survei Cyrus Network yang menyebut pasangan capres Jokowi-Ma’ruf Amin di Lampung lebih unggul  tak menjadi masalah bagi kubu Prabowo-Sandi.

Perwakilan Parpol pengusung Capres-Cawapres Sekretaris DPD Partai Gerindra Lampung, Pattimura mengatakan, pihaknya telah turun langsung ke lapangan dan tak terpengaruh hasil lembaga survei yang menurutnya bisa saja merupakan pesanan pihak tertentu.

“Prabowo tetap menang lah, kan kalau survei-survei itu tergantung pesanan siapa yang bayar. Kita juga ada survei internal, Prabowo menang. Mungkin hasilnya Cyrus kebalik prabowo 60% Jokowi 40 persen,” kata Pattimura melalui sambungan telpon, Selasa (26/2).

Pattimura menjelaska, rumusan sederhana soal suara yang akan masuk untuk Prabowo-Sandi. Menurutnya, dengan banyaknya persoalan terutama persoalan ekonomi, masyarakat banyak menginginkan perubahan.

“Begini kalau kami rumusan sederhananya. Sekarang ini tren masyarakat ingin perubahan karna merasa susah, segala urusan susah. Mulai pendidikan, pekerjaan, harga apa-apa mahal, terutama isu ekonomi harga karet hasil pertanian. Orang kan menjerit semua, apalagi Lampung hari ini didominasi hasil pertanian,” terangnya.

Karena jika hasil pertanian anjlok, otmatis berdampak langsung terhadap perekonomian. Bahkan ekonomi era sekarang lebih susah dibandingkan sebelum rezim Jokowi. Inilah yang menurutnya menjadi perbincangan masyarakat untuk mengusung perubahan.

“Maka itu Lampung Prabowo menang, kalau menurut kami semua 15 kabupaten/kota memilh Prabowo semua dengan alasan itu. Kalau kami bergerak di lapangan, kami real sampel kami langsung tahu keluhan masyarakat. Getah karet dari Rp18 ribu jadi Rp5ribu. Kemudian kopi cengkeh tadiya makmur sekarang hancur semua,” tambahnya.

Belum lagi soal impor, sambungnya, karena impor masuk di saat panen padi besar-besaran. Akhirnya beras lokal menjadi anjlok. “Inilah angin perubahan yang diusung, makanya ekonomi tidak berdiri sendiri hanya tergantung pemilik modal,” tandasnya.

Sementara soal hasil survei menurut Sekretaris DPD PDI Perjuangan Lampung Mingrum Gumay atas hasil survey pada capres Jokowi-Ma’ruf Amin memang telah diisntruksikan dari DPP PDI perjuangan untuk menjaga suara Jokowi-Ma’ruf.

“Pertama memang ini sesuai dengan arahan dan perintah ketum pada semua jajaran petugas parpol baik struktural, fraksi maupun eksekutif turun memgamankan keputusan parpool tentang pilpres Jokowi-Ma’ruf, sekaligus keputusan partai soal caleg DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten/kota, untuk turin kebawah kerja dan bergotong royong dan bekerja,” jelas Mingrum. 

Karena itulah semua pihak diminta terus bekerja keras untuk tetap menjaga suara parpol serta capres. Sementara soal pencapaian PDI Perjuangan yang juga masih mengungguli beberapa partai besar lainnya, Mingrum menghaturkan terimakasihnya.

“Kami Mengucapkan terimakasih dari Rakyat Lampung yang masih memberikan kepercayaan luar biasa, 34% atau penamnahan suara nasional 2%. Ini bentuk kerja kami pada masyarakat secara gotong royong,” sebutnya.

Namun kedepan hal ini diminta Mingrum untuk semua unsur struktural parpol, dan petugas patpol lembaga eksekutif dalam meningkatkan kinerja dari semua kalangan. Mulai milenial, aktivis, mahasiswa dan tokoh2 agama dan sosial. “Kita harus membawa diri kota santun, harus paham geo politik daerah yang kita jaga. Agar bisa mensolidkan diri mulai dari kabupaten/kota hingga desa,” tandasnya. (rma/kyd)




  • Bagikan