Tinggalkan PN Liwa, Yuli Artha Terkenang Keindahan Lambar dan Suasana Kekeluargaan

  • Bagikan
Pelantikan dan serah terima jabatan dari Ketua PN Liwa yang lama Yuli Artha Pujayotama kepada Akhmad Budiawan, Rabu (14/10). Kegiatan yang berlangsung di aula PN Liwa tersebut dipimpin Ketua Pengadilan Tinggi Tanjungkarang Muhammad Djoko. FOTO NOPRIADI/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Ketua Pengadilan Tinggi Tanjungkarang Muhammad Djoko memimpin serah terima jabatan (sertijab) Ketua Pengadilan Negeri (PN) Liwa, dari Yuli Artha Pujayotama kepada Akhmad Budiawan, Rabu (13/10).

Sertijab di aula PN Liwa ini diawali dengan sidang luar biasa pengambilan sumpah dan pelantikan. Hadir Wakil Bupati Lambar Mad Hasnurin, Kapolres AKBP Hadi Saepul Rahman, Dandim 0422/LB Letkol Czi. Benni Setiawan, Kepala Kejari Lambar Riyadi dan pejabat lainnya.


Muhammad Djoko menyampaikan agar Ketua PN Liwa yang baru dilantik mampu melaksanakan tugasnya dengan baik. Selain itu koordinasi harus terus ditingkatkan. Baik kepada jajaran atas maupun dengan Forkopimda.

”Kalau ada perkara yang potensi menimbulkan letupan, segera lapor ke saya. Menjadi seorang pemimpin itu tidak semudah yang dibayangkan. Terus tingkatkan koordinasi,” tegas Muhammad Djoko.

Baca Juga:   Vaksinasi Dosis I di Lambar Capai 49,75 Persen

Sementara, Yuli Artha Pujayotama yang mendapatkan amanah baru sebagai Ketua PN Kelas I Pekanbaru, Riau mengaku banyak kenangan semasa 2,4 tahun masa tugasnya di Lambar. Salah satunya keindahan Bumi Beguai Jejama Sai Betik tersebut serta kekeluargaan yang terbangun.

”Kesan yang sangat membekas, Lampung Barat merupakan daerah yang sangat istimewa. Banyak keluhan bahwa di Liwa ini jauh. Liwa ini kota. Kalau ada hakim yang ngomong Liwa itu jauh, saya usulkan untuk dipindahkan. Sebab Liwa ini indah sekali,” kata Yuli Artha. (nop/ais)




  • Bagikan