Tingkatkan Ekspor Florikultura, Penuhi Ceruk Pasar Dunia

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengapresiasi pelepasan ekspor program florikultura dan benih sayuran dengan menghadiri acara pelepasan ekspor florikultura di Minaqu Home Nature, Jungle Fest Bogor, Kamis (6/5).

Hal ini untuk mempercepat program pemerintah dalam upaya pencapaian pemulihan ekonomi nasional melalui
peningkatan ekspor.

Florikultura atau tanaman hias yang merupakan salah satu bagian dari subsektor hortikultura memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan di Indonesia.

Keanekaragaman hayati yang dimiliki Indonesia memberikan peluang bisnis tanaman hias baik untuk penyediaan kebutuhan dalam negeri maupun dunia yang pasarnya masih terbuka lebar.

Global market value tanaman hias mencapai nilai US$22,329 miliar. Lebih tinggi dibandingkan kopi dan teh. Namun, Indonesia baru memenuhi ceruk pasar dunia sebesar 0,1%.

Baca Juga:   Pembangunan SDM dan Digitalisasi Jadi Kendaraan Menuju Ekonomi Baru

Selain ekspor tanaman hias, Indonesia juga mempunyai potensi besar dalam ekspor benih sayuran ke mancanegara.

Hampir semua produk sayuran di Indonesia punya potensi pasar di luar. Terutama di Asean, seperti Malaysia dan Thailand.



  • Bagikan