Tinjau Panen Bawang, Ini Harapan Bupati Tanggamus

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID–Bupati Tanggamus Dewi Handajani mengapresiasi panen bawang merah yang dilakukan petani di Pekon Simpangkanan Kecamatan Sumberejo. Bupati berharap bawang merah dapat terus dikembangkan sehingga bisa menjadi salah satu ikon komoditas pertanian di Bumi Begawi Jejama.

“Hasil panennya sangat luar biasa, dan umbinya sangat besar. Mudah-mudahan ini merupakan harapan baru untuk para petani bawang khususnya, dan juga untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,”kata bupati saat menghadiri panen bawang merah di Pekon Simpang Kanan Kecamatan Sumberejo.


Bupati dalam sambutannya mengapresiasi hasil panen yang dilakukan oleh para petani, dimana tampak umbi bawang merah yang besar dan jumlahnya yang banyak.

Lanjut Bupati, pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung yang telah memberikan bantuan kepada petani di Kabupaten Tanggamus.

Baca Juga:   DPRD Tanggamus Gelar Paripurna Penyampaian KUA PPAS APBD Tahun 2022

“Saya juga berharap kedepan budidaya bawang yang dilakukan akan meningkatkan produktivitas dan kualitas bawang merah yang dihasilkan,”pungkas bupati.

Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Pringsewu, Catur Agus Dewanto, tahun 2021 Pemkab Tanggamus menerima bantuan Kegiatan Kampung Sayur dan Tanaman Obat yang bersumber dari Dana Tugas Pembantuan (TP) Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Lampung.Dengan jenis kegiatan Kawasan Budidaya Bawang Merah yang berlokasi di Pekon Simpangkanan, Kecamatan Sumberejo yang diperuntukkan pada dua kelompok tani, yaitu Poktan Bina Karya dan Mekar Jaya Tani.

Lanjut Catur, bahwa di APBN perubahan nanti Kabupaten Tanggamus kembali akan mendapatkan bantuan bibit bawang untuk lahan seluas 20 hektar.

Baca Juga:   Canangkan Vaksinasi Bagi Ibu Hamil dan Menyusui

“Jadi kesempatan ini harus dimanfaatkan dan dirawat sebaik mungkin. Jadi mohon untuk terus ditingkatkan kapasitas dan kemampuannya dalam budidaya bawang merah ini. Dan harapan saya bisa kita dapatkan varietas jenis jenis baru yang berasal dari Kabupaten Tanggamus yang menjadi harapan kita semua,” ucapnya

Catur menerangkan, bahwa jenis bawang yang di panen oleh petani yaitu bawang jenis varietas batu ijo.

“Dengan hasil yang luar biasa, dengan umbi bawang yang besar besar, dan kualitasnya cukup bagus. Dalam 1 hektar bisa dipanen 4,5 ton, harganya juga cukup menjanjikan yaitu 15 ribu rupiah per kilogram ditingkat petani, dan mudah-mudahan kedepan lebih baik lagi,” tandas Catur.(ehl/rnn/wdi)




  • Bagikan